Breaking News:

Virus Corona

Anak Buah Megawati Khawatir Kalung Antivirus Corona dari Kementan Justru Berbahaya Untuk Masyarakat

Syahrul Yasin Limpo mengklaim kalung kayu putih produk Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mampu membasmi virus corona

DOk Kementan RI
Anak Buah Megawati Khawatir Kalung Antivirus Corona dari Kementan Justru Berbahaya Untuk Masyarakat 

TRIBUNKALTIM.CO -  Kementerian Pertanian ( Kementan ) berencana memproduksi massal kalung eucalyptus.

Kalung ini diklaim sebagai kalung antivirus Corona.

Namun klaim ini justru dinilai membahayakan oleh politisi PDI Perjuangan.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengklaim kalung kayu putih produk Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mampu membasmi virus corona (Covid-19).

Terkait itu, anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Yohanis Fransiscus Lema atau Ansy Lema mengatakan klaim tersebut dapat membahayakan masyarakat yang sudah terlanjur percaya.

Padahal temuan itu baru diuji hingga tingkat sel atau jaringan (in vitro) terhadap ekstrak daun tanaman atsiri (eucalyptus). Sehingga klaim itu diyakini terlalu dini.

Waspada! Jangan Beli Motor Bekas Berkode ST, Polisi Pernah Beri Peringatan, Pembeli Bisa Gigit Jari

Terancam Hukuman Mati, John Kei Pilih Bersurat ke Jokowi, Singgung Soal Intervensi Penegak Hukum

Teka-teki Pacar Baru Susan Sameh Perlahan Mulai Terkuak, Inisial A Sekalinya Bukan Arsyah Rasyid?

Live Instagram Jadi Cara Baru Tawuran di Wilayah Anies Baswedan, Tujuan Mengerikan, Polisi Bereaksi

"Klaim Kementan ini justru ini sangat berbahaya bagi masyarakat yang terlanjur percaya, sehingga mengacuhkan protokol pencegahan Covid-19," ujar Ansy, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (6/7/2020).

Ansy menjelaskan riset Balitbangtan masih dalam tahapan in vitro dan belum secara langsung menggunakan virus Covid-19 atau diuji kepada para penderita Covid-19.

Produk antivirus corona Balitbangtan yang dikemas dalam kalung, roll on, in haler, salep, balsem dan defuser disebut ya bukanlah obat.

Sebab untuk menjadi obat corona, politikus PDIP itu mengatakan dibutuhkan prosedur uji klinik yang panjang. Dari uji pra klinis hingga beberapa uji klinis lainnya harus melibatkan kementerian/lembaga lainnya yang merupakan tupoksinya.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved