Breaking News:

Virus Corona

Kepincut Sepeda Lipat Brompton Inggris, Cerita Gowes Rute Bekasi Bandung Jogja, Pilih Tipe Explore

Semenjak pandemi covid-19 atau Corona menerpa negara Indonesia, warga masyarakat mulai mengalihkan gaya hidup.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNNEWS.COM
FAJAR Tri Widianto (40) mendirikan komunitas Brompton Riders Bekasi (Broder) atas kesukaannya menggunakan Brompton, sepeda lipat legendaris asal London, Inggris. 

Kemenhub berencana membuat regulasi soal sepeda, apa harapannya?

Harusnya sih sepeda menurut saya justru dikasih intensif, karena kami bersepeda membantu
mengurangi kemacetan, mengurangi polusi. Sekarang kurang tepat kalau dikenakai pajak.

Ya ke depannya harus ada regulasi yang lebih bagus. Kami sebagai pesepeda bjsa lebih diperhatikan, kami
bayar pajak tapi yang didapat untuk kami juga ada.

Komunitas Broder ini kapan dibentuk dan apa yang melatarbelakanginya?

Sejarah Broder itu terbentuk pada 1 September 2017. Broder itu singkatan dari Brompton Riders Bekasi.
Kami penyuka Brompton, awalnya suka gowes jauh, long distance cycling. Broder itu untuk
mengakomodir sepeda-sepeda yang memakai Brompton di area Bekasi.

Banyak teman-teman suka Brompton tapi gowes sendiri-sendiri. Nah Broder itu untuk mengakomodir.

Tentu positif saling bantu kalau ada kesulitan terkait Brompton.

Ada even kami bisa kumpul sesama pesepeda Brompton. Broder juga kekeluargaan, jadi lebih guyub,
persaudaraan lebih kuat.

Apa saja kegiatan rutin komunitas Broder?

Pada Minggu biasanya kami kumpul sebelum sarapan. Setelah kumpul kami gowes bareng sejauh 20
kilometer, habis itu sarapan bareng. Terus kita kumpul finish di area Kedai Kopi Bakar.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved