Beri Kontribusi hingga Rp 235 Miliar di Balikpapan, Grab Dukung UMKM Lokal Lewat Program #TerusUsaha

Grab, hari ini meluncurkan program #TerusUsaha yang dibuat khusus untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kota Balikpapan.

Penulis: Heriani AM | Editor: Sumarsono
HO
Grab luncurkan program #TerusUsaha yang dibuat khusus untuk membantu UMKM di kota Balikpapan secara virtual. Hadir Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kaltim Fuas Asaddin, Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Ekonom Tenggara Strategics Stella Kusumawardhani, dan Wirausaha Pemilik 'Auss Kah' Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Aplikasi serba bisa terkemuka di Indonesia, Grab, hari ini meluncurkan program #TerusUsaha yang dibuat khusus untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kota  Balikpapan dapat beradaptasi dan berkembang, menyambut tatanan kehidupan baru (new normal).

Hari ini, Selasa (7/7/2020), program ini telah diluncurkan di Balikpapan secara daring melalui aplikasi Zoom.

Turut hadir dalam peluncuran tersebut, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor diwakili Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltim Fuas Asaddin, Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Ekonom Tenggara Strategics Stella Kusumawardhani, dan Wirausaha Pemilik 'Auss Kah' Balikpapan.

Program ini mencakup berbagai inisiatif akselerasi khusus untuk melatih dan meningkatkan keterampilan UMKM, serta iklan gratis membantu mereka meningkatkan visibilitas secara online sehingga dapat meningkatkan penjualan.

Grab juga meluncurkan microsite yang dirancang khusus bagi UMKM untuk memberikan tips dan juga pengetahuan lainnya agar mereka dapat mengembangkan bisnisnya.

Halim Wijaya, Head of East Indonesia, Grab Indonesia menjelaskan program ini juga dirancang khusus untuk mendukung program #BanggaBuatanIndonesia milik pemerintah.  UMKM dan pekerja di sektor informal menjadi tulang punggung ekonomi Balikpapan.

Berdasarkan riset Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics, gig worker di empat layanan yakni GrabBike, GrabCar, GrabFood, dan GrabKios secara keseluruhan berkontribusi sebesar Rp 235 miliar pada perekonomian Balikpapan pada 2019.

Di sisi lain, menurut data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Balikpapan tahun 2019, dari 22.853 UMKM di Balikpapan tercatat 85% UMKM merupakan usaha mikro.

Melihat hal ini, kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan UMKM terutama bisnis kecil untuk bisa beradaptasi dan berkembang menjadi penting, agar ketangguhan ekonomi kota Balikpapan dapat terjaga.

"Selain sektor minyak dan gas, perekonomian kota Balikpapan juga ditopang oleh UMKM. Dengan situasi Indonesia yang semakin bergantung pada kemampuan digital, UMKM Balikpapan harus merangkul teknologi dan melakukan digitalisasi atau mereka akan tertinggal," jelas Halim.

Program #TerusUsaha merupakan salah satu langkah konkret yang sejalan dengan misi GrabForGood, untuk meningkatkan kemampuan, kapasitas dan jangkauan bagi UMKM dan juga individu dalam menyambut masa depan ekonomi digital.

"Kami percaya bahwa inilah saatnya bagi UMKM Balikpapan untuk maju dengan inovasi dan saling menginspirasi untuk dapat bertahan dan bangkit," tambahnya.

Program #TerusUsaha: Bantu UMKM & Individu Beradaptasi & Berkembang Grab akan meluncurkan berbagai inisiatif untuk membantu UMKM Balikpapan untuk:

1.       Meningkatkan Visibilitas dan Permintaan Dukung Usahawan Lokal: Grab akan membantu puluhan ribu UMKM untuk meningkatkan visibilitas online dan meningkatkan penjualan melalui penyediaan iklan gratis khusus pada laman utama aplikasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved