Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

SMAN 1 Sendawar Siap Tampung 252 Siswa Baru, 90 Persen Melalui Jalur Zonasi

SMAN 1 Sendawar salah satu pilihan favorit dan sekolah rujukan bagi lulusan SMP/MTs karena memiliki fasilitas

HUMASKAB KUBAR
Kepala SMAN 1 Sendawar H Agus Johansyah SPd 

SENDAWAR - SMAN 1 Sendawar menjadi salah satu pilihan favorit dan sekolah rujukan bagi lulusan SMP/MTs karena memiliki fasilitas yang lengkap serta staf pengajar yang profesional, serta letaknya yang berada di tengah kota.

Kepala SMAN 1 Sendawar H Agus Johansyah S Pd menuturkan, pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020, sekolah ini siap menampung 252 siswa baru di 7 ruang kelas.

Untuk proses PPDB, pihak sekolah menyediakan fasilitas komputer dan pendampingan oleh para guru untuk membantu calon siswa yang kesulitan saat PPDB dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pada PPDB, jelas Agus, pihak sekolah juga bekerjasama dengan PT Telkom untuk mempermudah dan memperlancar jaringan internet dalam proses pendaftaran dan daftar ulang.

Untuk jalur zonasi memberikan kuota minimal 90 persen dari daya tampung sekolah. Sedangkan jalur prestasi kuota maksimal 5 persen dari daya tampung sekolah, dan jalur perpindahan tugas orangtua/wali memberikan kuota maksimal 5 persen dari daya tampung sekolah.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, sesuai kesepakatan panitia PPDB, untuk membantu para siswa selain dibuka secara online juga dilakukan secara offline.

”Penerimaan offline bukan secara manual, namun siswa yang kesulitan mengakses untuk masuk aplikasi pendaftaran, pihak sekolah menyiapkan komputer dan guru pendamping untuk langsung mengarahkan dan membantu para siswa melakukan pendaftaran serta memasukan data calon siswa secara online,” beber Agus, Senin (6/7/2020).

Agus menambahkan, di SMAN 1 Sendawar memiliki 21 ruang kelas, dan didukung fasilitas ruang UKS, perpustakaan, ruang agama, koperasi, 4 kantin, laboratorium biologi, laboratorium fisika, laboratorium komputer, aula, lapangan basket, voli, dan futsal. Juga memiliki kegiatan ekstrakurikuler OSIS, Pramuka, PMR, lingkungan hidup, paduan suara, PIKR, dan kesenian.

“Hari ini sudah banyak para siswa yang mengambil formulir daftar ulang, jika sudah mulai dikirim kembali formulirnya barulah kami bisa mengetahui jumlah siswa yang diterima. Karena bisa saja siswa mendaftar di SMAN 1 tetapi ketika mendaftar ulang, siswa tersebut memilih sekolah lain,” kata Agus.

Pada kesempatan tersebut Agus menuturkan, sesuai kalender pendidikan pada 13 Juli siswa sudah aktif belajar. Namun pihaknya belum mengetahui apakah akan dilakukan belajar tatap muka atau masih belajar secara online.

“Saat ini kami menunggu edaran pemerintah. Karena dalam proses belajar mengajar kami tetap mengacu kepada keputusan pemerintah dengan menegakkan protokol kesehatan. Intinya pihak sekolah sudah melakukan penerimaan siswa sesuai tahapan, untuk proses belajar dilakukan tatap muka atau online sekali lagi menunggu keputusan,” tegas Agus.

Pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah/tim gugus tugas, terkait proses belajar karena tim tersebut lebih mengetahui kondisi daerah dan membuatkan kebijakan yang tepat.(advertorial/hms10/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved