Minggu, 19 April 2026

Liga Italia

AC Milan Kedatangan Ralf Rangnick, Legenda Mereka Terancam Hengkang

Namun selain Stefano Pioli AC Milan juga terancam kehilangan legenda mereka saat Ralf Rangnick merapat.

Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Doan Pardede
via Bundesliga
AC Milan Kedatangan Ralf Rangnick, Legenda Mereka Terancam Hengkang 

TRIBUNKALTIM.CO - Klub Serie AAC Milan dikabarkan baru saja merampungkan negosiasi dengan Ralf Rangnick.

Mantan pelatih RB Leipzig itu bakal menjadi pelatih baru AC Milan mennggantikan Stefano Pioli.

Namun selain Stefano Pioli AC Milan juga terancam kehilangan legenda mereka saat Ralf Rangnick merapat.   

Salah satu alasan AC Milan berkeinginan untuk mendatangkan pelatih asal Jerman itu ialah kemampuannya dalam meracik suatu tim.

Terbukti dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman, musim ini RB Leipzig menjadi kekuatan sepak bola baru di Eropa.

Dilansir dari laman Football Italia, kesepakatan antara pihak RN Leipzig dan AC Milan telah terjalin guna memboyong sang pelatih.

 AC Milan Tawarkan Paolo Maldini Tetap Bertahan, Syaratnya Bisa Bikin Sang Legenda Tersinggung

 Antonio Conte Kibarkan Bendera Putih Scudetto, Sadar Inter Milan Mustahil Kejar Juventus

 Kursi Stefano Pioli di AC Milan Digoyang, Nama Pelatih Ini Kembali Mencuat Sebagai Suksesor

Bahkan sejumlah media di Italia, seperti Calciomercato, Sky Sport Italia hingga Tuttosport mengklaim hal yang senada.

Ralf Rangnick akan menggantikan posisi Stefano Pioli di kursi pelatih AC milan untuk musim depan.

Sejauh ini belum diberikan keterangan berapa lama masa bakti Allenatore anyar itu akan berlangsung di San Siro Stadium.

Namun Ralf Rangnick dipastikan memiliki tiga peran sekaligus ketika nanti bergabung.

Ia langsung diberikan kepercayaan untuk memegang kendali pembinaan pemain muda, pasar transfer pemain hingga departemen medis di AC Milan.

Kabarnya, satu di antara petinggi klub yang tak senang dengan langkah tersebut ialah legenda AC Milan, Paolo Maldini.

Konan, Maldini secara tegas menentang kedatangan Ralf Rangnick ke Rossoneri.

Football Italia juga menuliskan bahwa Paolo Maldini memiliki peluang terkena dampak dari datangnya Allenatore anyar.

Mengingat Maldini tak setuju dengan keputusan yang diambil oleh pihak klub.

CEO AC Milan, Ivan Gazidis memberikan penawaran terhadap Paolo Maldini yang sebelumnya menjadi Direktur Teknis untuk berganti posisi menjadi duta klub.

Gazidis memilih menggantikan posisi Maldini ketimbang harus memecat legenda hidup dari AC Milan itu.

Tanggapan Stefano Pioli Soal Posisinya Rawan Tergusur

Ralf Rangnick akan diberikan kepercayaan untuk menjadi Allenatore (pelatih) sekaligus sosok yang menangani langsung urusan transfer.

Mendengar rumor tersebut, pelatih AC Milan saat ini, Stefano Pioli memilih cuek.

Pelatih asal italia itu memilih fokus kepada timnya saat ini dalam tujuan utamanya menghantarkan AC Milan masuk zona Eropa musim depan.

"Saya tidak cemas dengan kabar tersebut, saya merupakan pelatih yang profesionalisme, dan tidak sama sekali tengah dirugikan dalam hal ini," tukas Pioli, seperti yang dikutip dari laman Football Italia.

"Saya tidak merasa di adu domba dengan Rafl Rangnick. Saya menjadi pelatih di AC Milan berdasarkan rasa bangga yang saya miliki terhadap klub ini."

"Saya memilih untuk berfokus kepada tim ketimbang menanggapi adanya kabar tersebut, saat ini saya tengah semangat bersama pemain," tukasnya melanjutkan.

 AC Milan Tawarkan Paolo Maldini Tetap Bertahan, Syaratnya Bisa Bikin Sang Legenda Tersinggung

Disinggung sebarapa besar peluang posisinya akan digantikan oleh pelatih lain, Pioli enggan berandai-andai.

"Saya tidak tahu dengan hal itu, mari kita lihat kedepannya akan seperti apa," tukas Allenatore asal Italia itu.

Pioli sendiri sejak menggantikan Marco Giampaolo sebagai juru taktik dapat dikatakan berbuah manis.

Perlahan namun pasti, mantan juru taktik Lazio itu berhasil mengangkat performa Rossoneri.

Sempat terseok-seok di awal musim, tim asal kota Milan itu kini mampu merangsek ke papan atas klasemen.

Kini AC Milan menempati posisi ketujuh klasemen Liga Italia dengan koleksi 46 poin.

Rossoneri berpeluang untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan.

Catatannya Ibrahimovic dkk mampu menjaga konsistensi permainan plus mengharapkan AS Roma dan Napoli tergelincir di sisa laga musim ini.

Tiga Laga Sulit AC Milan

Lazio 0-3 AC Milan (5/7/2020)

AC Milan vs Juventus (8/7/2020)

Napoli vs AC Milan (13/7/2020)

Bisa kembalikan kejayaan era Tro Belanda 

Kedatangan Ralf Rangnick menjadi harapan bagi para Milanisti untuk mengembalikan kejayaan Rossoneri baik Serie A maupun Eropa

Ralf Rangnick bisa menghadirkan perubahan besar bagi AC Milan, pasalnya, pelatih asal Jerman ini dalah sosok penting dari skema Gegenpressing yang dibawa Jurgen Klopp.

Ralf Rangnick juga menjadikan RB Leipzig menjadi klub yang disegani di Bundesliga, bahkan bisa bersaing dengan Bayern Munchen dan Borussia Dortmund.

Kabar ini makin tersiar dengan Ralf Rangnickdikabarkan menyetujui kontrak personal dengan pihak klub.

Ralf Rangnick bukan hanya menjadi pelatih menggantikan Stefano Pioli, tetapi juga menjadi direktur teknis AC Milan, sehingga ia memiliki cakupan yang luas untuk membawa AC Milan secara teknis maupun non-teknis.

Mengenal Ralf Rangnick, ia berkesempatan belajar mengenai sepakbola bukan hanya dari pelatih legendaris, Valery Lobanovski atau Arrigo Sacchi, tetapi taktikal Ralf Rangnickjuga berasal dari teknik sipil.

Adalah sosok Helmut Gross, teman dekat Ralf Rangnick yang mengajarkan bagaimana struktur ruang yang rapat, membuat bangunan lebih solid, meskipun dengan beberapa perhitungan tertentu, inilah yang dipelajari Ralf Rangnicksejak mengampu Vfb Stuttgart junior.

Filosofi Ralf Rangnick sebenarnya sederhana, memeprsempit ruang bermain, dengan mengandalkan kemampuan para pemainnya untuk memanipulasi ruang.

Ralf Rangnick menempatkan secara taktikal perhitungan struktur bangunan ketika ia menjadi pelatih-pemain bagi Viktoria Backnang, dimana saat itu, Ralf menghadapi Dynamo Kyiv dalam laga uji coba pada 1983.

Melihat bagaimana sebuah tim bisa menyerang dan dengan konsisten mempertahankan stamina selama 90 menit membuat Ralf kagum, ia melihat, mempersempit ruang menjadi kunci bagaimana sebuah tim bisa mempertahankan bola.

Permainan ala Ralf Rangnick bersama Jurgen Klopp menjadi inspirasi bagai pelatih muda lainnya seperti Julian Nagelsman atau Domenico Tedesco, sekaligus menyebarkan Gegenpressing ke penjuru dunia.

Bahkan, Taktik Gegenpressing sukses membuat Liverpool mengakhiri puasa gelar bersama Jurgen Klopp.

Lalu apa itu Gegenpressing?

Secara harfiah, Gegenpressing adalah counter-pressing, artiannya, secepat mungkin, sebuah tim mampu kembali merebut bola dan melakukan serangan, berbeda dengan tikitaka yang mengambil bola dan melakukan penguasaan bola, gegenpressing lebih mencetak gol tanpa berlama-lama dengan bola.

Akan sangat menarik melihat Ralf Rangnick bersama AC Milan, pasalnya, jurnalis Jonathan Wilson, menggambarkan Ralf bisa membawa kejayaan AC Milan di era trio belanda: Rudd Gullit, Marco van Basten dan Frank Rijkaard.

 Barcelona Jadi Sebab Lautaro Martinez Mandul hingga Gagal Bawa Inter Milan Raih Trofi Coppa Italia

Tentu akan menjadi alarm bahaya bagi pemain-pemain gaek seperti Ibrahimovic, pasalnya konsistensi menekan selama 90 menit adalah kunci.

Ralf bisa mengharapkan permainan dari Samu Castillejo,Hakan Calhanoglu hingga Luacas Paqueta, yang bisa juga membuat sosok Ante Rebic kembali menunjukkan tajinya seperti berseragam Frankurt.

Perubahan besar akan dialami AC Milan, nama besar I Nerazzuri akan kembali berkibar dengan datangnya Ralf Rangnick, yang tentunya harus didukung dengan keinginan manajemen klub untuk bisa berprestasi di Liga Italia bahkan Liga Champions.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ralf Rangnick Datang, Legenda Rossoneri Bisa Hengkang, https://www.tribunnews.com/superskor/2020/07/07/ralf-rangnick-datang-legenda-rossoneri-bisa-hengkang?page=all.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved