Senin, 13 April 2026

Virus Corona di Kaltim

Dua Pasien Covid-19 di Samarinda dan Kukar Meninggal Dunia, Ini Dua Penyakit Penyertanya

Dengan bertambahnya dua kasus meninggal ini, maka jumlah kasus meninggal yang awalnya 9 kasus menjadi 11 kasus.

Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTIM.CO/PURNOMO SUSANTO
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Provinsi Kaltim, Andi M Ishak mengungkapkan, ada penambahan sebanyak 30 kasus positif Corona di Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Masyarakat provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali berduka.

Dua orang pasien Covid-19 atau virus Corona di Kaltim meninggal dunia.

Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi daerah penyumbang kasus meninggal.

Dengan bertambahnya dua kasus meninggal ini, maka jumlah kasus meninggal yang awalnya 9 kasus menjadi 11 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi M Ishak mengungkapkan, kasus pasien Corona meninggal di Samarinda, yakni SMD 71 laki-laki (54).

UPDATE - Jumlah Positif Covid-19 di Provinsi KalimantanTimur Tembus 600 Kasus

Kadinkes Sebut Pasien Berau 44 dan BPN 232 Kontak Satu Pesawat

Kabar Terbaru, Akhirnya WHO Akui Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, 239 Ilmuwan Desak Revisi

“Pasien merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) dengan keluhan demam, batuk
dan sesak nafas,” ujarnya saat menggelar konferensi pers online dengan awak media di Kaltim secara virtual melalui aplikasi zoom, pada Selasa (7/7/2020) petang..

Selain gejala tersebut, disebutkan Andi, pasien juga memiliki penyakit penyerta (Komorbid) Diabetes Melitus (DM).

Diceritakan Andi lagi, pada Jumat (26/6/2020) lalu pasien dirujuk ke RSUD IA Moeis.

“Saat itu pasien langsung dilakukan rawat inap. Kemudian, pada Minggu (5/7/2020) kondisi pasien memburuk dan pasien meninggal pada pukul 06.00 WITA. Kemudian, hasil konfirmasi positif Covid-19 diterima hari ini,” sebutnya.

Selanjutnya, dijelaskan kembali oleh Andi, penambahan kasus meninggal di Kabupaten Kukar dengan kode KKR 73 laki-laki (68) merupakan PDP dengan keluhan demam dan sesak nafas.

“Pasien juga memiliki penyakit jantung sebanyak penyakit penyerta. Pada Rabu (1/7/2020) pasien berobat ke RSUD IA Moeis dan pada keesokan harinya, Kamis (2/7/2020) kondisi pasien memburuk,” tandasnya.

“Sehingga, pada saat itu pula tenaga kesehatan (Nakes) melakukan pengambilan swab. Kondisi pasien terus memburuk dan meninggal pada pukul 18.00 WITA. Hasil terkonfirmasi positif Covid-19 telah keluar hari ini (Selasa) ,” sambungnya.

Update Kasus Covid-19 Kaltim
Selasa, 7 Juli 2020
- ODP Kaltim
1. 13.035 Orang
2. 12.395 Selesai Pemantauan
3. 640 Proses Pemantauan
- PDP Kaltim
1. 866 Orang
2. 3.776 Hasil Negatif
3. 603 Positif
4. 413 Menunggu Hasil Lab
5. 452 Sembuh
6. 11 Meninggal
- OTG Kaltim
1. 3.723 Orang
Sumber : Dinkes Kaltim (ink)

( TribunKaltim.co / Purnomo S)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved