GAMKI Gelar Webinar Rembug Pemuda, Hadirkan Bupati Kukar Edi Damansyah dan Walikota Balikpapan
Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia ( GAMKI ) Provinsi Kalimantan Timur, mengadakan webinar
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia ( GAMKI ) Provinsi Kalimantan Timur, mengadakan webinar dengan topik "Rembuk Bersama Pemuda Melawan Covid-19 dan kondisi penerapan relaksasi new normal di Kaltim".
Acara ini dibuka dengan penyampaian Opening Speech oleh Walikota Balikpapan H.M.Rizal Effendi dan Bupati Kutai Kartanegara ( Bupati Kukar ) H. Edi Damansyah dari ruang Vicon masing-masing.
Dalam sambutan pembukaan acara Webinar ini Sekretaris DPD GAMKI Kaltim Daniel Abadi Sihotang menyampaikan kegiatan kali ini adalah merupakan bagian dari konsistennya GAMKI bersama organisasi seperti GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah yang ada di Kaltim untuk mengawal kinerja pemerintah dalam menangani pandemi covid-19 di Kalimantan Timur.
"Oleh karena itu kami namakan rembuk pemuda, yang sejatinya dalam pembahasan nanti kita bisa mendapatkan poin-poin masukan dari para peserta dan organisasi kepemudaan," ujarnya.
Baca Juga: Terima 18 Hasil Swab, Skrining Satu Pedagang Pasar Pandasari Balikpapan Positif Covid-19
Baca Juga: Hasil Swab Pedagang di Pandansari Positif Covid-19, Walikota Balikpapan Bimbang Tutup Pasar
"Serta nantinya kita akan mendengar bagaimana respon kepala daerah dalam menghadapi pandemi ini dari awal hingga kondisi saat ini penerapan relaksasi new normal," katanya lagi.
Walikota balikpapan menyambut baik rembuk pemuda ini dengan mengangkat topik pemuda melawan covid-19, yaitu bagaimana pemuda bisa mencerminkan sikap melawan dalam arti meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan, karena masyarakat belakangan ini terlihat acuh dengan ketertiban kesehatannya, padahal konsep relaksasi dengan new normal.
"Apa lagi balikpapan adalah kota yang angkanya kasus terbanyak di Kalimantan Timur," ujarnya.
Karena konsep relaksasi itu dalam beberapa konsep yang harus dijalankan tetapi tetap melakukan konsep protokol kesehatan.
Membantu, memberikan edukasi masyarakat dengan konsisten disiplin, relaksasi dilakukan tetapi tetap harus disiplin tinggi. "Ini bagaimana GAMKI dan kawan-kawan bisa membantu perihal ini," tuturnya.
Bupati Kukar menjelaskan, dari awal pandemi ini mewabah, di Kukar fokus dalam bidang kesehatan dalam memerangi covid-19.
"Semua fasilitas umum kita hentikan sementara dari siaga darurat sampai tanggap darurat, pemkab tetap terus masih fokus melakukan pemenuhan kebutuhan SDM medis dan alat-alat medis di Kukar yang secara menyeluruh siap, karena ini sangat penting," ungkapnya.
"Perlu juga diketahui untuk kita semua, di Kukar juga kami kedepankan akuntabilitas dalam penanganan covid-19 dari bidang sosial, ekonomi dan kesehatan di Kukar dengan membuat website untuk melihat semua aktivitas bantuan kepada masyarakat, jika kawan2 ingin melihat bisa disitu langsung" pungkasnya.
Bupati kukar menambahkan Kukar lebih awal melakukan pelonggaran (relaksasi) di biang sosial ekonomi, seperti aktifitas pasar malam, tentunya dengan kedisiplinan kesehatan ketat.
Dan semua berjalan dengan baik, maka itulah saya menitipkan pada forum diskusi ini, untuk melakukan rembuk bersama untuk bisa membantu pemerintah dalam melakukan sosialisasi disiplin protokol kesehatan dalam masa relaksasi new normal.
"Karena virus covid-19 ini belum dapat kita pastikan kapan akan berakahir, maka kesuksesan penerapannya adalah disiplin protokol kesehatan dari masing-masing masyarakat," tuturnya.
Dalam pemaparannya Andi M Ishak Plt.Kadinkes prov.kaltim dan Ketua IDI kaltim juga senada menyampaikan himbauan dalam melakukan upaya pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran covid-19 ini di Kaltim.
"Tentu dengan berkembangnya covid-19 hingga saat ini, penerapan relaksasi harus dibarengin dengan disiplin tinggi, kuncinya adalah kesadaran pribadi masyarakat jika memang mau tetap beraktifitas ditengah pandemi covid-19" pungkas Andi Ishak.
Baca Juga: Melahirkan Bayi Sang Ibu di Balikpapan Positif Covid-19, Nasib Si Balita Kini Tidak Dapat ASI
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Berau, 4 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat, Kadinkes Beberkan Kondisinya
Ketua IDI Kaltim Dr.dr.Nataniel menambahkan, adaptasi kebiasaan baru atau new normal itu adalah sebuah keniscayaan yang harus kita hadapi.
Karena diprediksi oleh para ahli virus ini akan berlangsung lama hingga ditemukannya vaksin.
"Untuk itu saya berharap bahwa penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker dan lainnya harus dilakukan dengan benar," ujarnya.
Ketua GAMKI Kaltim Nixon Butarbutar, menyampaikan bahwa hal penting kesuksesan penerapan new normal ini harus melibatkan semua aspek, agar dapat mencapai harapan yang kita inginkan.
Untuk itu kami GAMKI Kaltim bersama GP Ansor Kaltim, Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Timur hadir rembuk hari ini agar bisa mencapai kesepakatan poin yang menjadi masukan bersama kepada pemerintah Kalimantan Timur.
Ketua GP Ansor Kaltim M. Fajri Al Farobi , menyampaikan hal senada kepada para peserta diskusi, "Kami Ansor adalah organisasi nasional yang juga memiliki infrastruktur dalam membentuk tim gugus tugas relawan sampai ke kabupaten kota dalam bergotong-royong melawan covid-19.
Seperti itu juga GAMKI dan saudara di Pemuda Muhamaddiyah, saya rasa ini peran kongkret yang sudah kami jalankan di Kaltim, hingga bagaimana kondisi saat ini kita bisa memaksimalkan bersama pemprov Kaltim dalan hal ini hadi bersama kita pak Andi Ishak," ujarnya.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Kusyanto juga menuturkan, harapannya bahwa kita juga harus berperan dalam hal mengawasi dalam penerapan relaksasi new normal ke depan, baik secara kebijakan dan penerapan.
Seperti banyaknya dampak dari covid-19 dalam yang hilangnya pekerjaan dari masyarakat, maka kita fokus dalam membantu dan bergotong-royong sesama masyarakat di Kaltim.
Webinar digelar akhir pekan kemarin, berlangsung kurang lebih 3 jam yang dihadiri oleh puluhan pemuda yang ikut melakukan rembuk bersama.
( TribunKaltim.co )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tidk-nornkaltim.jpg)