Breaking News:

Berita Pemkot Tarakan

Harga Rapid Test Rp 150 Ribu, Walikota Buka Semua Faskes di Tarakan Berikan Pelayanan

selama ini pelayanan rapid tes di Tarakan dilakukan di 7 unit layanan kesehatan yakni rumah sakit dan puskesmas.

HUMAS DAN PROTOKOL PEMKOT TARAKAN
HARGA RAPID TEST - Walikota Tarakan dr H Khairul M Kes memimpin rapat membahas harga rapid tes sesuai Kemenkes, Rabu(8/7/2020) di Ruang Kerja Walikota Tarakan. 

TARAKAN - Dengan adanya Surat Edaran Direktur Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) No HK 02.02./I/2875/2020 Tentang Batasan Tarif Tertinggi pemeriksaan Rapid Tes Antibodi sebesar Rp 150 ribu, Walikota Tarakan, dr Khairul, M Kes langsung memimpinra rapat pembasan ini, Rabu (8/7/2020) di Ruang Kerja Walikota Tarakan.

Rapat ini dihadiri perwakilan fasilitas pelayanan kesehatan mulai dari rumah sakit hingga puskesmas. Hadir di rapat ini Asisten 1 Bidang Pemerintahan Pemkot Tarakan Hendra Arffandi, Direktur Umum RSUD Tarakan Hasbi dan Direktur Umum RSU Kota Tarakan.

Khairul mengungkapkan, bahwa ini sudah diputuskan oleh Kemenkes, sehingga nanti pihaknya akan melakukan perbaikan surat edaran rapid tes. Pasalnya selama ini pelayanan rapid tes dilakukan di 7 unit layanan kesehatan yakni rumah sakit dan puskesmas.

"Karena ada surat edaran Kemenkes rapid tes Rp 150 ribu, kami akan membuka semua fasiltas layanan kesehatan (faskes) di Tarakan. Jadi semua faskes bisa melayani rapid tes seperti, dokter praktek, klinik pratama, laboratorium, termasuk puskesmas dan rumah sakit," ucapnya.

Orang nomor satu di Tarakan ini mengatakan, pihaknya mempersilahkan faskes yang mau melayani rapid tes dengan harga yang ditetapkan Kemenkes.

"Silahkan saja faskes yang mau melayani rapid tes sesuai yang ditetapkan Kemenkes karena saya tidak bisa memaksa. Namun dalam rapat tadi saya tanya beberapa pimpinan rumah sakit stok rapid tes habis," ucapnya.

Diakui Khairul, dengan biaya rapid tes dengan harga Rp 150 ribu yang ditetapkan kemenkes tentunya menguntungkan masyarakat.

"Alhamdulillah sekali ya dengan biaya rapid tes Rp 150 ribu sesuai surat edaran Kemenkes sangat membantu masyarakat. Apalagi masyarakat yang ingin berpergian keluar daerah karena ada keperluan," ujarnya.(adv/jnh)

Tags
rapid test
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved