Breaking News:

Cover Story

Peduli Ojol & Usaha Kuliner, Gadis Cantik Ni Putu Ayu Juliet WW Bisa Belanja sampai 8 Kali Sehari

Peduli Ojol & Usaha Kuliner, Gadis Cantik Ni Putu Ayu Juliet WW Bisa Belanja sampai 8 Kali Sehari

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Peduli Ojol & Usaha Kuliner, Gadis Cantik Ni Putu Ayu Juliet WW Bisa Belanja sampai 8 Kali Sehari 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Peduli Ojol & Usaha Kuliner, Gadis Cantik Ni Putu Ayu Juliet WW Bisa Belanja sampai 8 Kali Sehari

Belanja online, khususnya memesan makanan secara online merupakan kebiasaan Ni Putu Ayu Juliet WW, dara kelahiran Gowa Sulawesi Selatan, warga Jalan Markisa, Samarinda Ulu Kalimantan Timur.

Saat ditemui di tempat ngopi "Kopinah" Jalan Perjuangan Samarinda, Juju, panggilan akrab Ni Putu Ayu Juliet WW dengan rileks menyapa dan menjawab alasan dirinya menggunakan jasa beli makanan, minuman online dari rumah.

"Sehari bisa belanja makanan sampai delapan kali. Mulai dari camilan, minuman, hingga makanan berat seperti ayam geprek dengan rasa pedas. Tak jauh beda juga dengan adik saya yang tinggal satu rumah," tutur Duta Pariwisata Intelegensia Kota Samarinda 2017 dan Putri Pariwisata Intelegensia 2019.

Selain faktor kesibukan, dampak pandemi Covid-19 yang menghantam perekonomian sebagian besar rakyat Indonesia juga menjadi alasan Juju untuk memesan makanan online.

Ia peduli dengan pelaku usaha kuliner dan jasa driver ojek online (ojol).

"Juju  menginginkan masyarakat tetap bekerja. Kasihan, jadi saya rela saja pesan makanan, minuman, snack menggunakan jasa ojol. Biarlah membayar ongkos kirim (ongkir) paling mahal 10.000," ujarnya. 

Namun kebiasaan memesan makanan online sebenarnya bukan saat pandemi Covid-19 saja.

Ia sudah melakoni hal ini sekitar dua tahun. "Benefitnya  memesan kuliner secara online yang jelas bisa menghemat waktu, bisa melakukan hal lain. Apalagi kalau saya dan adik saya lagi malas gerak (mager). Tentu saja tetap bisa social distancing sesuai aturan protokol Covid-19 dari pemerintah," ungkapnya.

Kendati demikian, seenak-enaknya  memesan menu kuliner online, kadang ada juga yang tak sesuai ekspektasi.

"Tetap ada celah kekurangannya memesan secara online. Pengalaman Juju, saat memesan secara online tertera gambar dan harga produk tertera murah banget dengan porsi gede di gambar atau foto promonya. Eh pas sudah memesan dan diantar,  porsinya sedikit seperti  nasi kucing. Rasanya juga nggak sesuai ekspektasi. Tapi apapun itu mau nggak mau tetap nerima  dan saya kasih nilai bintang 5 untuk ojek online yang mengantar sesuai waktu,” tuturnya.

Media sosial seperti Instagram merupakan media yang menjadi inspirasi awal mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional Unmul, memantapkan belanja online hanya untuk kuliner.

"Saya sangat terinspirasi belanja dari media sosial untuk kuliner. Kalau untuk membeli barang otomatis harganya  juga lebih mahal dari harga makanan. Alasan lain tak memilih belanja online barang kebutuhan, karena kita nggak bisa  memastikan selama pengiriman barang lecet atau tidak. Biasanya kalau barang yang dijual di medsos tak  bisa tahu secara detil, kalau baju misal ukuran, bahan hanya bisa melihat saja," tuturnya. (*)

biofile model
Nama : Ni Putu Ayu Juliet W.W (juju)
Tempat Tanggal Lahir/TTL: Gowa, 1 Juni 1997
Alamat : Jalan Markisa 3 No 36
Ayah : I putu Wiradhana
Ibu : Mariana L
Hobi : Makan, jalan-jalan
Pendidikan: Mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Mulawarman
Prestasi:
- Runner up 1 Catur se-provinsi Sulsel 2001
- Medali emas kejuaraan taekwondo Sulsel-bar 2012
- Medali perunggu kejuaran atletik porda Makassar 2011 cabang estafet dan sprint
- Atlet renang Kabupaten Maros
- Duta Pariwisata Intelegensia Kota Samarinda 2017
- Putri Pariwisata Intelegensia Kota Samarinda 2019
Fotografer: Nevrianto HP
Lokasi pemotretan: "Kopinah" Jalan Perjuangan, Samarinda Utara
(*)

Penulis: Nevrianto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved