Breaking News:

Covid-19 Pisahkan Pasutri dengan Anak-anaknya yang Sedang Terpapar, Suami-Istri Meninggal

Covid-19 sungguh menakutkan. Korban berjatuhan. Ayah, ibu dan anak-anak tak luput dari cengkeramannya. Lebih sakit lagi sang ayah meninggal, disusuul

(KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI)
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni 

TRIBUNKALTIM.CO, PONOROGO - Covid-19 sungguh menakutkan. Korban berjatuhan. Ayah, ibu dan anak-anak tak luput dari cengkeramannya. Lebih sakit lagi saat sang ayah meninggal, disusul sang ibu. Tinggalkan dua anak juga sedang terpapar.

Suami istri asal Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo meninggal karena terjangkit Covid-19. Sang istri dilaporkan meninggal pada Minggu (12/7/2020) malam setelah tertular dari suaminya yang telah berpulang lebih dulu pada Kamis (2/7/2020).

“Tadi malam ibu ini meninggal dan langsung dimakamkan dengan protokol Covid-19. Ibu ini merupakan istri dari pasien no 46 yang meninggal lebih dahulu karena terpapar corona,” ujar Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat dihubungi Kompas.com, Senin (13/7/2020).

Suami diketahui memiliki riwayat bekerja di Surabaya dan memilih pulang ke Ponorogo, Jumat (26/6/2020), lantaran sakit demam selama empat hari.

Baca juga; Ada Kabar Mengejutkan dari WNI Sudan! Update Data Covid-19 di Indonesia dan Luar Negeri 13 Juli 2020

Baca juga; Pasien Sembuh Covid-19 di Balikpapan Meningkat Lagi, 4 Orang Tertular Corona dari Berau Boleh Pulang

Setibanya di Ponorogo, sang suami sempat berobat ke dokter praktik dan Puskesmas Mlarak. Lantaran di Puskesmas Mlarak alat rapid test habis, suami dirujuk ke rumah sakit.

Setelah diperiksa di rumah sakit, ditemukan pneumonia dan langsung dirawat dengan status pasien dalam pengawasan Covid-19. “Tiga hari dirawat di rumah sakit yang bersangkutan meninggal dunia dengan hasil swab positif Covid-19,” kata Ipong.

Setelah dilakukan tracing, didapatkan hasil istri dan anak perempuannya positif Covid-19. Sebelumnya istrinya tidak memiliki keluhan, tetapi memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus, dan hipertensi.

Menurut Ipong, kondisi itu dapat menjadi komorbid atau memperberat kondisi Covid-19 yang menginfeksi perempuan tersebut.

Halaman
12
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved