Ketua DPRD Samarinda Meninggal
Masih Berduka, PDIP Belum Tentukan Siapa Pengganti Almarhum Siswadi dalam DPRD Samarinda
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) wilayah Kota Samarinda belum tentukan siapa yang jadi pengganti almarhum Siswadi
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) wilayah Kota Samarinda belum tentukan siapa yang jadi pengganti almarhum Siswadi di posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Samarinda ( DPRD Samarinda ).
Setelah beberapa hari meninggalnya Siswadi Ketua DPRD Samarinda Jumat (10/7/2020), yang juga dirinya menduduki sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Samarinda.
Sekretaris DPC PDIP Kota Samarinda, Achmad Sofyan, menyebutkan bahwa pihaknya masih dalam suasana berduka sehingga belum menetapkan keputusan mengenai pengganti almarhum Siswadi.
"Yang utama memang kami kan saat ini masih dalam suasana berduka, belum 7 hari beliau pergi meninggalkan kita, mengenai kedepan bagaimana yang jelas roda partai tetap berjalan" ucapnya saat didatangi di Kantor DPC PDIP di Jalan Remaja Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (13/7/2020).
Baca Juga: Romadhony Gelar Akad Nikah di Hadapan Mendiang Ayahnya, Almarhum Siswadi Ketua DPRD Samarinda
Ia melanjutkan bahwa pihaknya bahkan belum melakukan pembahasan atau melakukan konsolidasi terkait pergantian pimpinan Ketua DPRD tersebut.
"Yang jelas untuk menghargai beliau, proses itu kita tunda, mungkin sampai 3 hari untuk menghormati kontribusi beliau" sebut Ahmad Sofyad.
Namun, dikarena kebutuhan persiapan untuk pemilu, dirinya beserta pengurus DPC terus intens melakukan komunikasi dan berkonsultasi kepada pengurus partai yang lebih tinggi yakni DPD Kaltim dan DPP.
"Saya terus berkomunikasi dan berkonsultasi terutama dengan DPD dan juga DPP partai, untuk mempertanyakan seperti apa nanti mekanisme yang ideal untuk menjalankan pemilihan kembali ketua DPC dan Ketua DPRD kota Samarinda, mengingat satu sama lainnya berkaitan," ujarnya.
Baca Juga: Kesaksian Wakil Walikota M Barkati, Sosok Almarhum Ketua DPRD Samarinda Siswadi Rajin Olahraga
Baca Juga: Siswadi Ketua DPRD Samarinda Tutup Usia, Sang Anak Akui Tidak Ada Firasat
Sqat disinggung mekanisme seperti apa yang akan dilakukan untuk proses pergantian mendiang almarhum, Sofyan menyebutkan masih mengkaji regulasi terkait dan mengkonsultasikan hal tersebut. Namun ia mengatakan bahwa PDI akan mempercepat proses penetapan ketua DPC secara definitif.
"Karena butuh tanda tangan dari ketua DPC secara definitif untuk penetapan bakal calon untuk pemilu, jadi saya yakin prosesnya akan berjalan cepat". Sambung Achmad.
Terakhir ia menyampaikan, memang merasakan kehilangan sosok pimpinan yang dianggap menjadi tokoh sentral partai pemenang di Kota Samarinda tersebut.
Namun, ia optimis mengatakan bahwa kehilangan tersebut, malah akan menjadi pemupuk semangat agar PDIP bisa memenangkan kontestasi di Pilkada Serentak 2020 yang akan datang.
"Momentum ini akan menjadi momen pemersatu kita, jadikan ini momentum untuk membesarkan pantai dan untuk meraih kemenangan Pilkada, ayo kita jadikan kemenangan ini sebagai kado perpisahan terbaik untuk Almarhum Pak Siswadi" pungkasnya.
Kabar Mendadak, Sehari Sebelumnya Masih Pimpin Rapat
Berita sebelumnya. Informasi Ketua DPRD Samarinda yang juga Ketua PDIP Samarinda H Siswadi meninggal dunia ini cukup mengejutkan.
Pasalnya, berdasarkan informasi yang dihimpun TribunKaltim.co, ketua DPRD Samarinda H Siswadi masih memimpin rapat di di ruang rapat lantai dua DPRD Samarinda pada Kamis (9/7/2020).

Agendanya, rapat Dengar Pendapat ( RDP ) bersama Pemerintah Kota Samarinda ( Pemkot Samarinda ) yang diwakili Sekretaris Kota Samarinda (Sekkot) bersama perwakilan mayarakat kawasan bantaran Sungai karang Mumus ( SKM ) yang diwakili oleh Forum Masyarakat Komunikasi Pasar Segiri (Fkmps).
Kegiatan RDP tersebut dilaksanakan , pada Kamis (9/7/2020) dimulai sekitar pukul 14.30 Wita.
• Lengkap Ramalan Zodiak Jumat 10 Juli 2020, Gemini Hari Ini Harus Tegas, Libra Ada Kabar Sangat Baik
• Berita Terbaru Gaji 13 PNS Pensiunan TNI Polri, Sri Mulyani Akhirnya Beri Kepastian, Cek Besarannya
Sekilas tentang RDP, dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Samarinda Siswadi menyebutkan bahwa dari hembusan - hembusan yang tersebar luas ternyata banyak miss komunikasi yang terjadi antara warga dan pemerintah Kota Samarinda.
"Karena banyak hal yang miss komunikasi,' ucapnya saat diwawancarai TribunKaltim.co.
"Dari wacana yang berkembang meluas akhirnya sudah mulai mengerucut, tadi penyampaian dari perwakilan yang mengadvokasi mereka," tambahnya.
Selanjutnya ia menyebutkan ada beberapa hal yang sudah menjadi hasil dri RDP di antaranya, saat melakukan pembongkaran jangan sampai menimbulkan trauma kepada anak - anak yang berada di sekitar.
"Bekerjasama dengan apalah sekira anak tidak menonton, Itu masalah tehknis ini satu," ucapnya.

Selanjutnya bagi warga yang sudah menerima dana santunan, dipersilahkan untuk melakukan pembongkaran atau bisa melakukan pembongkaran sendiri.
"Kalian dengar sendiri, itu meruakan kesepakatan warga dan pemerintah kota, bagaimana dengan lainnya itu sambil berjalan, sambil terus melakukan komunikasi," ujarnya.
Saat disinggung awak media, apakah akan terus melakukan pengawasan terhadap proses dan progres dari penertiban bangunan di bantaran SKM.
Jawabnya, "Oh iya, kalau tidak melakukan pengawasan terus tidak akan kami mengundang seperti ini. kami akan melakukan pemantauan terus, harapan kami ada lagi ad musyawarah yang tercapai antara pemerintah Kota dan warga," pungkasnya.
( TribunKaltim.co )