Breaking News:

Jadi Korban Pemerkosaan, Anak di Bawah Umur Meninggal, Infeksi Kelamin dan Rahim Jadi Penyebab

Kasus gadis di bawah umur digilir delapan pria di Serpong, Tangerang Selatan masih terus ditangani Polres Tangerang Selatan.

INTERNET
Ilustrasi wanita korban perkosaan. 

TRIBUNKALTIM.CO-OR,inisial korban  yang masih di bawah umur menjadi korban rudapaksa secara digilir oleh delapan pelaku asal Desa Cihuni, Pagedangan, Kabupaten Tagerang akhirnya meninggal akibat sakit yang dideritanya.

Kasus gadis di bawah umur digilir delapan pria di Serpong, Tangerang Selatan masih terus ditangani Polres Tangerang Selatan.

Terkini, delapan pria tersebut telah berstatus tersangka.

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Setiawan mengatakan, hasil autopsi Tim Dokter Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur menunjukkan bahwa korban meninggal akibat luka yang dideritanya pada bagian alat kelamin dan rahimnya.

Baca Juga

Guru SD Tewas Mengenaskan Usai Dicekik dan Diperkosa Mantan Muridnya, Jasad Ditemukan tanpa Busana

Miris! Bocah 2 Tahun Diduga Diperkosa Saat Karantina Corona di Afsel, Ketahuan Saat Ibu Ganti Popok

"Kematian korban akibat infeksi pada alat kelamin dan rahim korban saat dilakukan kekerasan seksual dan pemerkosaan yang dialami oleh korban," kata Iman saat merilis kasus tersebut di Mapolres Tangsel, Serpong, Senin (13/7/2020).

Iman menjelaskan berlangsungnya aksi bejat itu bermula dari terjalinnya hubungan asmara antara seorang pelaku, yaitu Fikri Fadhilah alias Cedem (19) dengan korban.

Menurutnya jalinan asmara tersebut terjalin sata korban berkenalan dengan tersangka melalui akun Facebook.

Halaman
12
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved