Breaking News:

Berita Pemkab Mahakam Ulu

Disdikbud Mahulu Bantu Mahasiswa-Pelajar, Syaratnya Antara Lain Tak Pulang Kampung

Penerima bantuan merupakan mahasiswa dan pelajar aktif yang berasal Mahulu, yang sedang menempuh pendidikan baik di dalam maupun di luar daerah

HUMASKAB MAHULU
KERJA SAMA - Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh saat menandatanganu dokumen kerjasama (MoU) pendidikan dengan Universiats Sanata Dharma Salatiga. Kerjasama untuk mahasiswa Mahulu yang mendapatkan Beasiswa Gerbang Cerdas Mahulu untuk kuliah di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. 

UJOH BILANG - Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) terhadap mahasiswa dan pelajar Mahulu yang terdampak pandemi Covid - 19, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan dana Covid - 19 yang bersumber dari APBD Tahun 2020.

Penerima bantuan merupakan mahasiswa dan pelajar aktif yang berasal Mahulu, yang sedang menempuh pendidikan baik di dalam maupun di luar daerah. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi penerima bantuan antara lain surat pernyataan tidak pulang kampung, Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk berdomisili di Mahulu.

“Dalam minggu kemarin bantuan sudah disalurkan, dengan kriteria yang kerjasama hanya dapat uang kesehatan saja, sedangkan yang mandiri dapat biaya hidup dan kesehatan,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu, Feridiana Hendoq,S.Pd.

Lebih lanjut dijelaskan Feridiana Hendoq,S.Pd, untuk penerima bantuan kategori mahasiswa mandiri sebanyak 551 orang, beasiswa kerjasama 78 orang, dan pelajar 54 orang yang telah memenuhi ketentuan atau kriteria penerima bantuan.

Sementara itu, untuk bantuan dana yang diberikan Pemkab Mahulu sekaligus tiga bulan yakni terhitung dari April, Mei dan Juni, bagi mahasiswa mandiri menerima uang saku sebesar 1.850.000 dan juga jaminan kesehatan sebesar Rp900,000, sedangkan untuk pelajar menerima uang saku Rp 1.500.000 dan jaminan kesehatan sebesar Rp 800.000. Sementara untuk beasiswa kerjasama hanya mendapat uang kesehatan sebesar Rp900,000.

“Penyalurannya langsung ke rekening masing-masing penerima bantuan,” ujar Kadisdik.

Feridiana berharap bantuan tersebut dapat digunakan sebaik-baiknya.

“Semoga anggaran ini betul-betul dimanfaatkan untuk pencegahan Covid - 19, misalnya untuk kesehatan seperti masker, hand sanitizer, sarung tangan/APD, dan vitamin untuk imunitas tubuh,” tandasnya.

Ditambahkan Kadisdikbud, pihaknya akan ke lapangan untuk menjelaskan supaya masyarakat tidak menyatakan ada yang dapat bantuan penuh, ada yang tidak, dan apa bedanya. “Ini yang perlu kami sosialisasikan, supaya masyarakat awam memahami,”ungkap Kadisdik.

Salah seorang penerima bantuan, Vinsensius Geh, yang juga Plt. Ketua Keluarga Besar Mahasiswa Kabupaten Mahakam Ulu (KBMKMU) Kaltim, mengucapkan terimakasih atas kepedulian Pemkab Mahulu terhadap mahasiswa dan pelajar yang berada di luar Kabupaten Mahakam Ulu dengan memberikan bantuan berupa dana tunai.

“Apalagi selama pandemi Covid-19 ini juga kami mahasiswa dan pelajar banyak menghadapi kendala finansial dan sebagian masih berharap kiriman dari orang tua. Kami bersyukur atas perhatian yang telah berikan oleh Pemkab Mahulu, ini sangat-sangat membantu kondisi kami para mahasiswa dan pelajar yang terkena dampak pandemi corona,” tambahnya. (advertorial/hms11/td/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved