Breaking News:

ABG Bertarif Rp 2,5 Juta, Polisi Bongkar Prostitusi Anak di Bawah Umur di Bontang Kalimantan Timur

Prostitusi anak di bawah umur dibongkar Tim Rajawali Polres Bontang. Tiga mucikari dan PSK berusia 16 tahun digrebek polisi di satu hotel ternama di b

TRIBUNKALTIM.CO, MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Ketiga tersangka tindak pidana eksploitasi anak di bawah umur saat digerebek di salah satu hotel Kota Bontang, Kalimantan Timur belum lama ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Prostitusi anak di bawah umur dibongkar Tim Rajawali Polres Bontang. Tiga mucikari dan PSK berusia 16 tahun digrebek polisi di salah satu hotel ternama di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Adalah warga Loktuan berinisial Y ( 22) laki-laki pengangguran, M ( 25) merupakan buruh harian lepas dan J ( 36) ibu rumah tangga. Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana eksploitasi terhadap anak.

Sementara perempuan yang dijajakan kepada lelaki hidung belang berstatus sebagai korban. Korban saat ini masih ditangani oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Bontang.

Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa terdapat eksploitasi terhadap anak, dengan modus operandi prostitusi yang memanfaatkan anak.

"Dari hasil penyelidikan didapati benar adanya telah terjadi dugaan tindak pidana eksploitasi dengan menawarkan anak perempuan di bawah umur untuk melayani laki-laki hidung belang dengan tarif Rp 2,5 juta di sebuah hotel di kota Bontang," ungkapnya.

Baca juga; Prostitusi Anak di Bawah Umur, Muncikari AS di Berau Terancam 10 Tahun Penjara, Denda Rp 200 Juta

Baca juga; 7 Fakta Terkuaknya Bisnis Prostitusi Anak di Sanur, Target Layani 7 Pria hingga Awal Kasus Terungkap

Baca juga; Waspada, Prostitusi Anak dengan Unsur Sukarela Kian Menggejala

Saat ini ketiga tersangka dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Bontang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ada pun barang bukti yang diamankan, di antaranya 12 lembar uang pecahan Rp100 ribu, 26 lembar uang pecahan Rp50 ribu, telepon genggam, motor nomor polisi KT 3638 OB.

“Korbannya L ( 16) baru pertama kali menerima tawaran pelaku. Kita masih lakukan pendalaman kasus,” tuturnya. (Tribunkaltim.co/Fachri)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved