Breaking News:

Pilkada Kaltara

Gelar Coklit, Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami Tidak Mau Data Pemilih jadi Problem Baru

Ketua Komisi Pemillihan Umum Kalimantan Utara ( KPU Kaltara ), Suryanata Al Islami mengatakan pemutakhiran data pemilih.

TRIBUNKALTIM.CO/AMIRUDDIN
PPDP saat mendatangi rumah salah seorang warga di Bulungan, untuk melakukan coklit jelang Pilkada Serentak 2020, Kalimantan Utara, Minggu (19/7/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Utara ( KPU Kaltara ), Suryanata Al Islami mengatakan pemutakhiran data pemilih, merupakan salah satu tahapan yang sangat penting.

Pasalnya, ketika data pemilih yang dihadirkan sudah semakin baik, maka telah separuh sukses dalam melaksanakan pemilihan.

Pemutakhiran data pemilih atau yang dikenal juga dengan pencocokan dan pemutakhiran data pemilih (coklit) tengah berlangsung di Kalimantan Utara.

Coklit berlangsung 15 Juli sampai 13 Agustus 2020, guna menghadapi Pilkada Serentak 2020, yang digelar pada 9 Desember mendatang.

Baca Juga: Ikuti Kebijakan Pusat, Pemkot Balikpapan Hanya Terima Pasien Covid-19 dengan Kondisi Berat

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Berau, Tidak Ada Tambahan Kasus PDP, ODP, 9 Pasien Masih Dirawat

"Data pemilih ini menjadi sangat penting, makanya sejak awal kami ingatkan kepada petugas pemutakhiran data pemilih ( PPDP ), agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dengan penuh integritas.

Kita tidak mau data pemilih yang dianggap tidak akurat, menjadi problem baru dan melahirkan kegaduhan," kata Suryanata Al Islami kepada TribunKaltim.co, Minggu (19/7/2020).

Suryanata menegaskan, pihaknya akan melaksanakan coklit dengan sebaik-baiknya, yang akan dilanjutkan dengan pemutakhiran data pemilih.

Coklit kata dia, sebagai bagian validasi terhadap calon wajib pilih pada Pilkada Serentak 2020, di 9 Desember.

Halaman
123
Penulis: Amiruddin
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved