Breaking News:

Pupuk Kaltim Siapkan 8.937,55 Ton Stok Pupuk Urea Subsidi untuk Kalimantan Timur

Pupuk Kaltim memastikan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di Kalimantan Timur periode Juli 2020 dinyatakan aman.

HO
Pupuk Kaltim memastikan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di Kalimantan Timur periode Juli 2020 dinyatakan aman. Hingga 30 Juni 2020, Pupuk Kaltim telah menyalurkan 8.257,65 ton pupuk Urea subsidi ke berbagai kabupaten di Kalimantan Timur 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pupuk Kaltim memastikan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di Kalimantan Timur periode Juli 2020 dinyatakan aman.

Pihaknya berkomitmen memaksimalkan penyaluran dan pemenuhan kebutuhan petani terhadap pupuk Urea bersubsidi di provinsi Kalimantan Timur.

Hingga 30 Juni 2020, Pupuk Kaltim telah menyalurkan 8.257,65 ton pupuk urea subsidi ke berbagai kabupaten di Kalimantan Timur, atau sekitar 56% dari alokasi 14.838 ton urea subsidi periode Januari hingga Desember 2020, yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian.

Hal ini dipertegas oleh Account Executive (AE) Kalimantan Timur Rendi Purwadi, bahwa penyaluran pupuk subsidi di Kalimantan Timur sudah mulai dilakukan sejak terbitnya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 1 dan perbaruannya Nomor 10 Tahun 2020.

Misalnya di Kabupaten Kutai Kartanegara, Urea subsidi yang telah disalurkan sebanyak 2.301 ton atau 62% dari alokasi 3.700 ton, Kabupaten Kutai Timur sebanyak 1.407,9 ton atau 56% dari alokasi 2.500 ton, serta kabupaten lainnya yang penyaluran pupuknya juga banyak yang melebihi dari target alokasi yang telah ditetapkan Pemerintah.

”Kami akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi, Dinas Pertanian Daerah dan Kementerian Pertanian untuk dapat dilakukan realokasi pupuk per Kabupaten maupun per provinsi selagi alokasi masih ada supaya penyaluran pupuk lancar,” kata Rendi.

Pupuk Kaltim Raih 3 Penghargaan Prestisius dalam Ajang 9th Anugerah BUMN 2020

Pupuk Kaltim Siapkan 317.25 Ton Stok Pupuk Urea Subsidi untuk Kaltara

Begini Strategi Pupuk Kaltim Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran

Sementara berdasarkan data stok gudang Pupuk Kaltim di Kalimantan Timur, telah tersedia stok pupuk sebanyak 8.937,55 ton, jauh di atas ketentuan stok minimal sebesar 1.141,40 ton.

Perusahaan berkomitmen untuk mengedepankan kepentingan petani dan kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di daerah, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang menjadi dasar dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

“Stok kami banyak dan memang disiapkan sebagai langkah antisipasi dalam musim tanam selanjutnya,” terang Rendi.

Rendi juga menjelaskan bahwa sesuai Permentan Nomor 1 Tahun 2020, penyaluran pupuk bersubsidi ke petani harus menggunakan E-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved