Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Sering Berinteraksi dengan Wajib Pajak, Puluhan Petugas Samsat Kubar Jalani Rapid Test

Parapetugas itu telah berinteraksi dengan masyarakat atau wajib pajak sejak 2 Juni hingga saat ini.

HUMASKAB KUBAR
RAPID TEST -Penjabat Sekretaris Kabupaten Ir H Achmad Sofyan MM membuka kegiatan rapid test bagi puluhan petugas Samsat Kubar di Kantor Samsat Kubar, Senin (20/7/2020). Diketahui mereka sering berinteraksi dengan wajib pajak. 

SENDAWAR - Untuk mendukung kinerja petugas layanan Samsat dan Badan Pendapatan Provinsi Kaltim, UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah wilayah Kubar bekerjasama dengan Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 di Kubar melakukan rapid test Covid-19 terhadap 52 petugas Samsat, Senin (20/7/2020).

Kepala UPTD Bapenda Provinsi Kaltim Wilayah Kubar, H Ahmad Sarkawi S Sos melaporkan , kegiatan rapid test ini merupakan instruksi pimpinan dan polda. Tes cepat untuk seluruh staf baik Samsat maupun UPTD, yang telah berinteraksi dengan masyarakat atau wajib pajak sejak 2 Juni hingga saat ini.

Kegiatan rapid test yang dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Kabupaten Ir H Achmad Sofyan MM, dilaksanakan di Kantor Samsat lantai II, turut dihadiri Kadis Kesehatan dan perwakilan Bappenda Kubar.

Pada kesempatan tersebut Ahmad Sarkawi menjelaskan, Kubar jumlah kendaraan sebanyak 108 ribu, jumlah tunggakan 57 ribu yang terealisasi baru 1.800 dari 2 Juni hingga saat ini dengan program potongan pajak oleh Pemprov Kaltim, dan pada 6 Juli kembali terbit pemotongan 40 persen untuk mutasi masuk dan keluar kendaraan.

Di Kubar, menurutnya, masih banyak kendaraan luar daerah beroperasi di kabupaten ini. Dengan pemotongan 40 persen biaya mutasi diharapkan kendaraan yang beroperasi di Kubar dengan nomor polisi (nopol) luar daerah bisa dimutasi ke nopol daerah Kubar.

“Sebagai abdi negara yang melayani, tentu berhadapan dengan masyarakat maka perlu dibekali pengetahuan tentang covid-19, sehingga kami juga bisa mensosialisasikan tentang berbahayanya covid-19 yang kini melanda seluruh dunia,” ujar Ir H Achmad Sofyan MM ketika membuka rapid test tersebut.

Dengan mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, bukan berarti mau menghindar namun untuk menjaga dan memelihara. Karena dengan memakai masker tujuannya selain menjaga diri sendiri juga menjaga orang lain.

“Siapa tahu kita termasuk orang yang membawa virus bukan orang yang sakit karena virus. Oleh sebab itu kita apresiasi langkah yang sudah dilakukan Samsat, menyiapkan sarana cuci tangan, wajib pajak harus pakai masker, mengecek suhu tubuh, ruang penyemprotan disinfektan, ruang isolasi bagi wajib pajak yang suhunya di atas 37 derajat, serta tidak membawa anak kecil,” ujarnya.

Selanjutnya Bupati FX Yapan SH melalui sambutan tertulis yang dibacakan Pj Sekretaris Kabupaten Ir H Achmad Sofyan MM mengatakan, menjaga kesehatan juga menjadi prioritas utama dalam pelayanan maka dilaksanakanlah rapid test kepada seluruh petugas pelayanan.

Melalui rapid test, secara khusus Bupati berpesan kepada seluruh petugas, kiranya dapat melihatnya sebagai pemacu semangat untuk terus menjaga kesehatan sendiri. Ini merupakan bentuk kepedulian karena petugas melayani masyarakat, maka sehat jasmani maupun rohani harus diutamakan.
Begitu pula di tengah pandemi seperti ini, Bupati mengingatkan Samsat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan agar pelayanan dapat lebih prima lagi kedepannya. Aturan wajib menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, mengecek suhu badan dan lainnya baik dari petugas maupun para masyarakat yang memiliki keperluan terkait fungsi samsat. “Hal ini demi kenyamanan dan keamanan bersama serta pencegahan penyebaran covid-19. Kita harus terus waspada dan tertib memerangi virus ini bersama demi kelangsungan hidup bersama,” tambahnya.(advertorial/hms10/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved