Mengenal Tabungan Perumahan Rakyat di Indonesia, Belajar dari Negara Singapura Sejak Tahun 1955

Memiliki hunian sendiri hampir pasti jadi idaman banyak orang. Menabung biasanya menjadi pilihan pertama.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Deretan rumah di perumahan Jokowi Pesona Bukit Batuah Kelurahan Graha Indah Kecamatan Balikpapan Utara Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (20/7/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Memiliki hunian sendiri hampir pasti jadi idaman banyak orang. Menabung biasanya menjadi pilihan pertama yang dilakukan agar biasa memiliki rumah sendiri.

Di banyak negara sebenarnya ada yang namanya Program Tabungan Perumahan Rakyat. Misalnya seperti yang dijalankan di Singapura, Malaysia, China, Perancis dan Jerman.

"Jika kita bandingkan dengan negara lain, Indonesia jauh tertinggal. Singapura sudah mempunyai program ini sejak tahun 1950, dan China 1990-an,” ujar Deputi Komisioner BP Tapera Eko Ariantoro, Rabu, 22 Juli 2020.

Dia mencontohkan, Singapura melalui program Central Provident Fund (CPF) telah berhasil membantu masyarakat dalam penyediaan pembiayaan rumah sejak 1955.

Baca Juga: Dinkes Balikpapan Akui Protokol Kesehatan Covid-19 di Angkutan Umum Sulit Diawasi

Baca Juga: BREAKING NEWS Tiga Pelaku Pencurian Motor Diringkus Polres Berau, Ada Suami Isteri yang Baru Menikah

CPF merupakan sebuah badan yang mengumpulkan dana kesejahteraan dengan iuran dari penghasilan masyarakat Singapura.

Sebagian dari iuran tersebut diperuntukkan bagi program perumahan masyarakat sehingga pemerintah memiliki kekuatan dan dukungan dana yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan perumahan.

Iuran yang harus dibayarkan adalah sebesar 37 persen dari gaji bulanan dengan komposisi tanggungan pekerja 20 persen dan pemberi kerja 17 persen berdasarkan data dari Fortia Strategic Partner.

Baca Juga: Ikuti Kebijakan Pusat, Pemkot Balikpapan Hanya Terima Pasien Covid-19 dengan Kondisi Berat

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Berau, Tidak Ada Tambahan Kasus PDP, ODP, 9 Pasien Masih Dirawat

Malaysia juga telah memiliki program serupa dengan nama Employees Provident Fund (EPF). Program yang telah diwajibkan sejak tahun 1991 ini menetapkan iuran sebesar 23 persen dari gaji bulanan dengan komposisi pekerja 11% dan pemberi kerja 12 persen.

Beberapa negara lain seperti China (Housing Provident Fund sejak tahun 1991), Perancis (Compte D’epargne Logement dan Plan D’epargne Logement sejak tahun 1965), dan Jerman (Bauspar sejak tahun 1921).

Di Indonesia, pemerintah memberikan akses kepada masyarakat dalam program pembiayaan perumahan terkangkau, yang diberikan oleh Pemerintah kepada rakyatnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved