Breaking News:

Virus Corona di Tarakan

Kota Tarakan Siap Menuju New Normal Life, Tak Ada Karantina, Ganti dengan Satgas RT Siaga Covid-19

Walikota Tarakan, dr Khairul menggelar pertemuan terkait persiapan menuju new normal life dengan tema Masyarakat yang Produktif dan Aman dari Covid-19

TRIBUNKALTIM.CO, RISNAWATI
Suasana pertemuan yang membahas persiapan menuju nomal life di kota Tarakan 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Walikota Tarakan, dr Khairul menggelar pertemuan terkait persiapan menuju new normal life dengan tema Masyarakat yang Produktif dan Aman dari Covid-19.

Acara yang digelar di gedung serbaguna Pemkot Tarakan dihadiri oleh beberapa pejabat di lingkungan Pemkot Tarakan, Kamis (23/7/20).

Dokter Khairul mengatakan bahwa per 1 Agustus 2020 ini berakhirnya tahap pelonggaran PSBB di kota Tarakan yang artinya per 1 Agustus tersebut lah Kota Tarakan mulai memasuki new normal.

"Saat ini kita berada di zona kuning menuju zona hijau. Tapi kalau diperhatikan secara nasional masih ada 6 daerah yang belum turun-turun juga mulai dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan," ujar dia.

Baca juga; Peduli Covid-19, KPwBI Kaltara Serahkan 472 Paket Sembako pada Mahasiswa Rantau di Tarakan

Baca juga; UPDATE Virus Corona di Tarakan, Perdana di Kampung 4 Ada 1 Kasus Positif Covid-19 Pelaku Perjalanan

Dengan masih meningkatnya kasus konfirmasi positif covid-19 di beberapa daerah yang ada di Indonesia, ia mengatakan tetap perlu dilakukan antisipasi.  "Di sini, kita antisipasi karena nanti pintu masuk itu kan tidak ada lagi screening dan sebagainya," katanya.

Kemudian, tidak ada lagi karantina terpusat, sehingga nantinya akan dibentuk kembali Satgas RT siaga Covid-19 untuk mengawasi para pelaku perjalanan ini.

Oleh karena itu peran dari RT serta peran dari tokoh-tokoh baik tokoh agama maupun tokoh masyarakat dan sebagainya sangat diperlukan. Terkait masuk sekolah, ia sampaikan kota Tarakan harus menjadi daerah zona hijau lebih dulu. Selain itu, harus ada izin orang tua.

"Walaupun zona hijau tapi orang tuanya tidak mengizinkan anaknya ke sekolah. Jadi kita harus mempersiapkan semua ini dan Kepala Dinas Pendidikan juga bagaimana tata cara pelaksanaan nanti," tutur dia.

Penulis: Risnawati
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved