Breaking News:

Berita Pemkot Tarakan

Tarakan Bersiap Terapkan Kebijakan New Normal Life

Walikota Tarakan Khairul bersiap memberlakukan new normal di kota Tarakan.

HUMAS DAN PROTOKOL PEMKOT TARAKAN
PENANGANAN CORONA - Walikota Tarakan dr H Khairul M Kes memaparkan rencana langkah penanganan Covid 19, Kamis (23/7/2020) di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Tarakan. 

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menjalankan kebijakan tatanan kehidupan baru (new normal life) dalam upaya penanganan Covid-19 di Kota Tarakan. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi kebijakan yang akan dilaksanakan kepada para tokoh masyarakat, pimpinan lembaga pemerintah, dan dunia usaha, yang dilaksanakan, Kamis (23/7/2020) di Gedung Serbaguna Kantor Walikota.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Tarakan, dr H Khairul, M Kes, memaparkan kondisi terkini penanganan Covid-19 dan rencana strategi yang akan ditempuh Pemkot Tarakan.

Beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian dalam penyampaian tersebut salah satunya adalah potensi Tarakan yang akan kembali ke zona hijau jika dapat mempertahankan penyebaran satu minggu ke depan. Kondisi Tarakan sendiri, saat ini telah terkonfirmasi sejumlah 87 kasus positif yang semuanya telah dinyatakan sembuh, dan sebanyak 134 sampel masih menunggu hasil test swab.

Walikota menegaskan, kebijakan diterapkannya new normal life ini, bukan berarti masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sebelum masuknya wabah Covid-19.

"New normal life ini sendiri adalah bagaimana kita semua menerapkan kebiasaan-kebiasaan baru, misalnya tetap memakai masker, mencuci tangan, dan mematuhi protokol kesehatan lainnya,” ujarnya.

Khairul mengharapkan agar masyarakat dapat terus disiplin agar tidak terjadi lonjakan kasus kembali, yang dapat berakibat pada dihentikannya kembali aktivitas sosial dan perekonomian.

"Bila ada indikasi akan terjadi lonjakan kasus kembali, maka kita kembali akan menerapkan kebijakan seperti bulan-bulan sebelumnya, dan Pemkot telah menyiapkan kebijakan rem darurat atau emergency brake policy, yang tentu akan menghentikan aktivitas kegiatan sosial ekonomi di masa transisi ini,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Tarakan ini menyampaikan bahwa jika masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan, maka tidak perlu khawatir karena potensi tertular sangat rendah.(adv/jnh)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved