Tren Gadai Emas Menunjukkan Peningkatan di Balikpapan, Dinilai Investasi Aman

Gadai emas menjadi salah satu solusi terbaik saat tersandung kebutuhan mendesak. Dimana banyak biaya yang harus dikeluarkan. Misalnya ketika anak masu

Penulis: Heriani AM | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, HERIANI
Kepala Departemen Gadai PT Pegadaian Area Balikpapan, Sutrisno 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Selama beberapa bulan terakhir atau sejak pandemi virus corona melanda, jumlah warga yang menggadaikan harta benda di kota Balikpapan mengalami peningkatan. Salah satunya adalah emas.

Gadai emas menjadi salah satu solusi terbaik saat tersandung kebutuhan mendesak. Dimana banyak biaya yang harus dikeluarkan. Misalnya ketika anak memasuki sekolah hingga menyambut hari besar keagamaan seperti Idul Adha.

Seakan tak cukup, saat ini terjadi pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian melambat. Kebutuhan sehari-hari tidak bisa ditunda, mereka pun membutuhkan uang tunai untuk memenuhinya.

Kepala Departemen Gadai PT Pegadaian Area Balikpapan, Sutrisno menyebut aktivitas gadai emas pun semakin diminati dan terus meningkat. Terutama bagi masyarakat menengah ke bawah.

"Saat ini ada tren peningkatan, namun kan fluktuatif ya angkanya. Sejauh ini, peningkatannya itu sekitar 10 persen," ujar Sutrisno, Minggu (26/7/2020).

Baca juga; Peminat Tabungan Emas di Pegadaian Balikpapan Meningkat, Dinilai Investasi Aman

Baca juga; Sasar 6.000 Nasabah Balikpapan, Program Gadai Peduli Pegadaian Jadi Solusi Warga Terdampak Corona

Pria berkacamata ini mengungkap, orang menggadaikan emasnya, biasanya ramai pada pertengahan bulan. Sementara untuk menebus barang yang digadaikan, ramai saat tanggal gajian.

Untuk pelayanan di loket, Pegadaian Area Balikpapan pun telah menjalankan standar operasional prosedur yang ditetapkan pemerintah di seluruh cabang.

Mulai dari melakukan pembatasan ruang, nasabah wajib menggunakan masker, hingga wajib cuci tangan dan cek suhu sebelum masuk.

"Memasuki pertengahan bulan biasanya sekitar 5-10 aktivitas gadai tiap harinya," ujarnya. "Kami juga memastikan sterilisasi di kantor dengan menerapkan standar protokol yang ada," pungkasnya.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved