Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Beri Diskon 40 Persen BBNKB, Bapenda Kaltim Berharap Kendaraan Luar Kubar Segera Dimutasi

Pemprov Kaltim kembali meluncurkan program inovatif, yakni pemotongan atau pemberian keringanan kepada wajib pajak

HUMASKAB KUBAR
DISKON BBNKB - Pemprov Kaltim kembali meluncurkan program inovatif dengan memberi potongan atau diskon 40 persen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kepada wajib pajak. Kepala UPTD Bapenda Provinsi Kaltim Wilayah Kubar H Ahmad Sarkawi berharap kendaraan yang masih terdaftar di luar daerah hendaknya dimutasi ke Kaltim. 

SENDAWAR - Pemprov Kaltim kembali meluncurkan program inovatif, yakni pemotongan atau pemberian keringanan kepada wajib pajak dalam bentuk diskon 40 persen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Hal tersebut dijelaskan Kepala UPTD Bapenda Provinsi Kaltim Wilayah Kubar H Ahmad Sarkawi dalam acara rapid test bagi petugas layanan Samsat dan Badan Pendapatan Provinsi Kaltim UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah wilayah Kubar, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Ahmad Sarkawi menjelaskan, keringanan BBNKB ini diambil agar masyarakat yang kendaraannya masih bernomor polisi luar daerah bisa segera dimutasi ke Kaltim, khususnya yang beroperasi di Kubar.

“Pasalnya, selama nomor kendaraan mereka masih tercatat sebagai kendaraan luar Kaltim/Kubar, maka pajak kendaraan bermotor (PKB) akan dinikmati daerah asal kendaraan. Padahal, kendaraan mereka digunakan di sini,” terang Ahmad Sarkawi.

Pergub untuk keringanan BBNKB ini akan berlaku mulai 6 Juli hingga September 2020 mendatang. Semakin banyak pajak yang bisa diterima daerah, maka akan semakin besar pula bagi hasil pajak yang akan kembali ke kabupaten.

Ia juga menyampaikan peluncuran program keringanan PKB dari 2 Juni hingga saat ini di Kubar masih sangat sedikit wajib pajak yang menyelelesaikan tunggakannya. Sementara, sudah diberikan kemudahan dan keringanan denda, diperkirakan dari total tunggakan baru tiga persen yang terealisasi. Dimana dari jumlah kendaraan 108 ribu di Kubar, jumlah tunggakan 57 ribu yang terealisasi baru 1800.

“Kemudahan yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan animo wajib pajak, dan mengurangi kemalasan masyarakat dalam membayar pajak karena jarak yang jauh,” tutup Ahmad Sarkawi. (hms10/NAW)

Tags
BBNKB
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved