Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Istri Nelayan Yang di Duga Hilang di Laut Tanjung Sempat Melarang Suami Pergi Merawe

Istri Musakar B, yakni Kasranis, mengungkapkan sempat melarang sang suami untuk pergi memancing atau merawe dikarenakan kondisi cuaca

TRIBUNKALTIM.CO, - Musibah menimpa seorang nelayan yakni Musakar (65) asal Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang diduga hilang sejak kemarin siang sekira pukul 14.00 WITA di laut Tanjung, Kecamatan Penajam.

Ditemui dirumah Musakar, suasana terlihat haru dan sedih, banyak keluarga dan kerabat yang sedang menanti datangnya berita baik dari keluarga dan tim Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah, PPU yang sedang berusaha mencari dan menemukan Musakar.

Istri Musakar B, yakni Kasranis, mengungkapkan sempat melarang sang suami untuk pergi memancing atau merawe dikarenakan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan saat itu.

"Sempat saya larang kemarin itu, tapi katanya (suami) tidak apa-apa karena ada iparnya ikut, diasering sendiri untuk merawe, saat dengar berita hilang saya langsung kaget," ujar Kasrani, Senin (27/7/2020).

Diketahui sebelumnya, Musakar pada Minggu, 26 Juli 2020 sekitar pukul 08.00 Wita Pagi Musakar bersama keluarganya yang bernama Sahran (43) menggunakan kapal milik masing-masing berangkat untuk merawe atau memancing dari Kerok Laut RT 20 Kelurahan Penajam dengan tujuan ke wilayah sekitar laut Tanjung.

"Dua kapal itu berangkat beriringan dari Kerok Laut, pada saat mendekati lokasi untuk melempar rawe atau pancingan mereka berpisah namun dengan jarak masih dapat saling melihat atau terpantau satu sama lain," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Peralatan BPBD PPU, Nurlaila, Senin (27/7/2020)., Senin (27/7/2020).

Setelah itu, lanjut Nurlaila, pada saat Sahran menarik rawenya sambil berdiri, Sahran memperhatikan Musakar sudah tidak terlihat menarik rawenya. Sekitar kira-kira pukul 14.00 Wita setelah menimba air di kapalnya, Sahran mendekati kapal Musakar dan mendapat Musakar tidak berada dikapalnya lagi.

Sampai laporan ini diturunkan, tim Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah, PPU dan keluarga korban masih merupaya melakukan pencarian.(*)

Editor: Faizal Amir
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved