Pilkada Kaltara

Hafid-Makinun tak Serahkan Bukti Dukungan Hasil Perbaikan ke KPU Kaltara

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara (Kaltara) 2020, dipastikan tidak diikuti oleh calon perseorangan.

TRIBUNKALTIM.CO/AMIRUDDIN
Rapat pleno KPU Kaltara terkait rekapitulasi hasil verifikasi faktual bukti dukungan milik pasangan Abdul Hafid Achmad-Makinun Amin. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara (Kaltara) 2020, dipastikan tidak diikuti oleh calon jalur perseorangan.

Hal itu diketahui, setelah bakal calon atau balon Gubernur Kaltara jalur perseorangan, Abdul Hafid Achmad-Makinun Amin, tidak menyerahkan bukti dukungan hasil perbaikannya kepada KPU Kaltara.

"Kami tunggu sampai pukul 24.00 Wita tadi malam, tetapi tidak ada yang menyerahkan bukti dukungan hasil perbaikan.

"Secara informal, saya dihubungi bahwa mereka tidak akan menyampaikan hasil perbaikan," kata Komisioner KPU Kaltara Divisi Teknis Penyelenggaraan, Teguh Dwi Subagyo, kepada TribunKaltim.co, Selasa (28/7/2020).

Baca Juga:Tahap Perbaikan Dukungan Jalur Perseorangan Pilkada Kukar, Ghufron-Ida Optimis Lolos

Baca Juga:Ada Warga Enggan Coklit Pilkada Lantaran Takut Tertular Covid-19, KPU Samarinda Angkat Suara

Padahal, berdasarkan PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang tahapan Pilkada serentak, Senin (27/7/2020) pukul 24.00 Wita tadi malam, merupakan batas akhir penyerahan bukti dukungan hasil perbaikan kepada KPU Kaltara.

Pasangan Hafid - Makinun harus menyerahkan bukti dukungan hasil perbaikan, gegara bukti dukungan miliknya belum memenuhi syarat minimal untuk maju jalur perseorangan di Pilgub Kaltara, yakni 45.011 bukti dukungan.

Hafid - Makinun diketahui hanya memiliki 24.067 bukti dukungan atau KTP yang memenuhi syarat.

Artinya, mantan bupati Nunukan itu memiliki kekurangan 20.944 KTP agar memenuhi syarat minimal.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved