Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Diperiksa KPK, Kepala Bappeda Kutim Sebut ditanya Seputar Mekanisme Perencanaan

terdapat sedikitnya delapan saksi yang menjalani pemeriksaan, mulai dari level Kepala Dinas, Staf, PPTK, pegawai swasta hingga adik Bupati Kutim

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berada di Polresta Samarinda guna melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi terkait dengan dugaan kasus korupsi yang menjerat Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim) non aktif.

Selasa (28/7/2020) hari ini, terdapat sedikitnya delapan saksi yang menjalani pemeriksaan, mulai dari level Kepala Dinas, Staf, PPTK, pegawai swasta hingga adik Bupati Kutim non aktif.

Edward Azran, satu dari delapan saksi yang jalani pemeriksaan menjelaskan, dirinya dimintai keterangan terkait dengan mekanisme perencanaan, apakah ada bertentangan atau tidak secara aturan maupun hukum.

"Pertanyaannya seputar kasus OTT (Operasi Tangkap Tangan), terkait dengan mekanisme perencanaan," ucap Edward yang merupakan Kepala Bappeda Kutim, Selasa (28/7/2020).

Pemeriksaan tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan olehnya. Menurutnya, saat pemeriksaan berlangsung, antara dirinya dan penyidik lebih mengedepankan proses diskusi dibandingkan tanya jawab.

"Tadi lebih ke diskusi, Alhamdulillah lancar saja," imbuhnya.

Edward pun mengaku akan sepenuhnya membantu proses penyidikan KPK, bahkan dirinya hadir memenuhi panggilan pemeriksaan dengan menggunakan pakaian dinas.

"Baru tadi pagi sampai di Samarinda, kalau sudah selesai hari ini ya langsung pulang ke Kutim," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Kutim, Ahmad Fauzan menuturkan, sejauh ini dirinya telah memperoleh sekitar 10 pertanyaan. AF telah menjalani pemeriksaan sejak pukul 09.00 Wita pagi tadi.

"Ini lagi istirahat, nanti lanjut lagi," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved