Breaking News:

Sering Terima Laporan Ada Sarang Tawon dan Ular, PMK Tarakan Imbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara ( PMK Tarakan ), sering mendapatkan laporan terkait sarang tawon dan ular.

HO/PMK TARAKAN
Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara ( PMK Tarakan ), sering mendapatkan laporan terkait sarang tawon dan ular dari warga Kota Tarakan dalam beberapa bulan terakhir. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara ( PMK Tarakan ), sering mendapatkan laporan terkait sarang tawon dan ular dari warga Kota Tarakan dalam beberapa bulan terakhir.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kasi Ops PMK Tarakan, Irwan kepada TribunKaltim.co melalui pesan whatsapp, Selasa (28/7/2020).

Dengan seringnya mendapatkan laporan dari warga terkait keberadaan sarang tawon dan ular, Irwan pun mengimbau warga Kota Tarakan Kalimantan Utara untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.

"Imbauan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing," ungkapnya. 

Baca Juga: Ikuti Kebijakan Pusat, Pemkot Balikpapan Hanya Terima Pasien Covid-19 dengan Kondisi Berat

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Berau, Tidak Ada Tambahan Kasus PDP, ODP, 9 Pasien Masih Dirawat

Karena dalam 3 bulan terakhir pada tahun ini, Damkar dan Penyelamatan Kota Tarakan selalu menerima laporan sarang tawon atau lebah dan ular. "Berada di tengah-tengah permukiman penduduk," ujar Irwan.

Hal ini tentu saja bisa terjadi karena kemungkinan sumber makanan dalam hutan sudah minim.

Untuk itu, Irwan pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan lagi.

Baca Juga: Diguyur Hujan, Jalanan di Pesona Bukit Batuah Balikpapan Licin, Warga Inisiatif Beri Bebatuan

Baca Juga: Siswa di Kukar Belum Aktif Belajar, 13 Juli 2020 Jadwal Masuk Sekolah, Masih Perkenalan via Daring

"Kami juga mengimbau untuk selalu waspada dari ancaman bahaya kebakaran, baik itu kebakaran lahan maupun kebakaran rumah," lanjutnya

"Periksa kembali kompor dan pastikan kompor tersebut padam serta selalu perhatikan penggunaan stop kontak, steker listrik yang berlebihan atau bertumpuk dalam pemakaian listrik," tutupnya.

( TribunKaltim.co )

Penulis: Risnawati
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved