Breaking News:

Virus Corona di Tarakan

Investasi Rp 500 Juta, RSUK Tarakan Punya Alat PCR Tidak akan Rugi dalam Tangani Kasus Covid-19

Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Kalimantan Utara (RSUKT) investasi alat Polymerase Chain Reaction ( PCR ) Rp 500 Juta.

TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Kalimantan Utara (RSUKT) investasi alat Polymerase Chain Reaction ( PCR ) Rp 500 Juta. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Kalimantan Utara ( RSUKT ) investasi alat Polymerase Chain Reaction ( PCR ) Rp 500 Juta.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama RSU Kota Tarakan, dr Joko Haryanto kepada TribunKaltim.co pada Rabu (29/7/2020).

"Kemarin Rp 500 jutaan sesuai dengan yang disampaikan pak wali kemarin. Hanya satu alat, jadi disini kita ada dua alat untuk mendeteksi covid-19 satu adalah PCR satu adalah TCM," ujar dia.

Dirinya mengatakan tidak akan rugi jika investasi alat PCR karena alat ini dapat digunakan untuk berbagai penyakit menular lainnya seperti HIV AIDS, Hepatitis, juga bagi virus yang menyerang sexual.

Baca Juga: Ikuti Kebijakan Pusat, Pemkot Balikpapan Hanya Terima Pasien Covid-19 dengan Kondisi Berat

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Berau, Tidak Ada Tambahan Kasus PDP, ODP, 9 Pasien Masih Dirawat

"Yang jelas tidak hanya mendeteksi virus covid aja. Kalau TCM dikhususkan untuk TBC, kalau paska covid kita kembalikan fungsinya untuk TBC," sebutnya.

"Yang PCR akan kita lakukan untuk pemeriksaan yang lain. Tapi kita kan belum tau berakhirnya pandemi kapan," sambungnya.

Ia menambahkan dengan adanya PCR ini dapat meminimalisir kendala-kendala yang selama ini dialami dalam melakukan pemeriksaan covid-19.

Baca Juga: Jadwal Puasa Arafah Kamis 30 Juli 2020, Simak Bacaan Niatnya dengan Lafal Latin dan Artinya

Halaman
12
Penulis: Risnawati
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved