Balikpapan 27 Kasus Corona

Muara Rapak Balikpapan Zona Merah, Tak Ada Sholat Ied Hingga Kurban Dialihkan ke RPH

Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyebut Muara Rapak menjadi wilayah yang patut diwaspadai. Pasalnya kawasan ini menjadi salah satu zona merah

TRIBUNKALTIM.CO, MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Walikota Balikpapan Rizal Effendi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Walikota Balikpapan Rizal Effendi menyebut Muara Rapak menjadi wilayah yang patut diwaspadai. Pasalnya kawasan ini menjadi salah satu zona merah di Kota Minyak.

"Masyarakat harus waspada, karena Muara Rapak saat ini sangat merah," ujarnya di Balai Kota, Rabu (29/7/20).

Apalagi saat ini ditemukan kembali 17 terkonfirmasi positif dari swab massal yang dilakukan kepada pedagang pasar Muara Rapak pekan lalu.

Sehingga pemerintah kota pun terus memantau dan melakukan kordinasi agar penyebaran Covid-19 di wilayah itu tak semakin meluas.

Walikota Balikpapan dua periode itu pun tak menutup kemungkinan bahwasannya kawasan Muara Rapak tak diizinkan untuk menggelar sholat Idhul Adha, baik di masjid maupun lapangan.

Baca juga; BREAKINGNEWS Balikpapan Geger, 27 Kasus Positif, 17 di Antaranya Pedagang Pasar Muara Rapak

Baca juga; 17 Pedagang Positif Corona Lagi, Pasar Muara Rapak Balikpapan Ditutup Tiga Hari

Baca juga; Waspada! Tak Hanya Pasar Tapi Juga Sekolah & Kantor Pegadaian, Pedagang Positif Jangan Sembunyi

Selain itu, ia pun mengimbau agar penyembelihan hewan kurban saat Idhul Adha nanti bisa dialihkan ke rumah pemotongan hewan ( RPH).

“Kita minta koordinasi dengan masyarakat di sana. Saya mohon, penyelenggara rumah ibadah mempertimbangkan lagi dengan baik, karena ini daerah sangat merah.” tandasnya.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved