Balikpapan 27 Kasus Corona

Waspada! Tak Hanya Pasar Tapi Juga Sekolah & Kantor Pegadaian, Pedagang Positif Jangan Sembunyi

Pemerintah Kota Balikpapan terpaksa menutup Pasar Muara Rapak. Ini karena kembali ditemukannya pedagang pasar terkonfirmasi positif Covid-19

TRIBUNKALTIM.CO, MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Ilustrasi pedagang yang mengikuti swab massal pasar Rapak sepekan lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan terpaksa menutup Pasar Muara Rapak. Ini karena kembali ditemukannya pedagang pasar terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebelumnya hanya 4 pedagang saja, namum ditindaklanjuti dengan swab massal dan hasilnya keluar hari ini sebanyak 17 pedagang dinyatakan positif.

"Jadi total pedagang Pasar Muara Rapak yang positif Covid-19 dari awal sampai sekarang ada 21," ujar Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Rabu (29/7/20).

Menyikapi ini, pihaknya pun meminta kepada sejumlah pedagang yang telah terkonfirmasi positif untuk tidak melarikan diri atau bersembunyi.

Secepatnya ia akan meminta kepada 17 pedagang itu untuk dilakukan pemeriksaan di poliklinik Covid-19. Pemeriksaan darah dan rontgen akan dilakukan untuk mengetahui kondisi.

Baca juga; BREAKINGNEWS Balikpapan Geger, 27 Kasus Positif, 17 di Antaranya Pedagang Pasar Muara Rapak

Baca juga; 17 Pedagang Positif Corona Lagi, Pasar Muara Rapak Balikpapan Ditutup Tiga Hari

Akankan pedagang tersebut masuk dalam golongan Orang Tanpa Gejala (OTG) araupun dalam golongan penyakit berat.

"Saya minta kesadarannya, secepatnya kita minta ke klinik, nanti akan kita jemput. Kalau kondisi berat maka diisolasi di rumah sakit tapi kalau OTG bisa dilakukan isolasi mandiri," ungkapnya.

Sementara itu, pemerintah Kota Balikpapan juga telah memanggil Lurah Muara Rapak untuk melalukan kordinasi menindaklanjuti hal ini.

Ia berujar bahwasannya kawasan lingkungan Muara Rapak saat ini bukan lagi dalam kondisi merah, melainkan menjadi zona yang sangat merah di Balikpapan.

"Jadi saya mohon masyarakat di Muara Rapak untuk waspada , karena merah sekali ini, terutama di pasarnya," sebut Rizal.

Sementara itu, dalam rencananya pemerintah kota juga akan kembali mengadakan swab massal. Sehingga ia pun meminta agar semua pedagang bisa mengikutinya.

Sebab, Covid-19 yang menjangkit kelurahan Muara Rapak rupanya tak hanya memapar pedagang pasar saja, melainkan hingga ke kantor dan sekolah terdekat.

"Di sana klasternya selain yang jualan, juga ada kantor pegadaian itu kena. Ada sekolah juga kena. Jadi saya mohon masyarakat Muara Rapak waspada karena sangat merah," pungkasnya.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved