Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Ida Ibu Tiga Anak Ini Harus Berbagi Ponsel untuk Pembelajaran Daring

Sudah lebih dua minggu ketiga anak Nur Aida warga Jl. Nughoro Noto Susanto Kota Samarinda sekolah menggunakan cara daring

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sudah lebih dua minggu ketiga anak Nur Aida warga Jl. Nughoro Noto Susanto Kota Samarinda sekolah menggunakan cara daring.

Menurutnya selama dua Minggu terakhir ia merasa kesulitan dalam membagi waktu belajar anaknya dengan sistem online.

Bukan karena keterbatasan waktu untuk menemani ketiga anaknya belajar.

Justru hal tersebut dikarenakan terbatasnya alat bantu untuk melakukan pembelajaran secara daring.

Sebab ia hanya memiliki satu ponsel khusus untuk melakukan pembelajaran secara online.

Bahkan ponsel tersebut harus dibagi ketiga anaknya agar bisa mendapatkan ilmu dari sekolah meskipun tidak melakukan tatap muka secara langsung.

"Ribetnya itu kalau misal hapenya terbatas anak dua atau tiga hp hanya satu. Kedua kalau kuota habis Kami mau pakai WiFi cuman berpikir lagi bapaknya jualan kayaknya mubazir pakai WiFi kalau dipasang di rumah," ucap Nur Aida melalui sambungan telepon, Minggu (26/7/2020).

Selain itu keterbatasan lainnya saat  ini saat anak pertamanya belajar daring.

Apalagi saat ini anak pertamanya itu sedang tinggal di rumah neneknya.

Sehingga mau tidak mau ponsel yang ia miliki yang berfungsi untuk berjualan secara daring pun digunakan untuk kedua anaknya yang lain.

Halaman
123
Penulis: Nevrianto
Editor: Wahyu Triono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved