Breaking News:

Disiplinkan Warga Samarinda, Sanksi bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Masih Digodok

Kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan sangat diharapkan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 atau Virus Coro

TRIBUNKALTIM.CO
Disinggung soal sanksi bagi warga yang melanggar protokol kesehatan, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman mengaku saat ini Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) masih mencari formulasi yang tepat agar warga patuh terhadap protokol kesehatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan sangat diharapkan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 atau Virus Corona.

Walaupun sudah berulang kali diingatkan, diberikan sosialisasi mengenai penerapan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker dan menjaga jarak saat beraktivitas, namun tetap saja dari mereka masih ada yang abai terhadap protokol kesehatan.

Terkait dengan wacana penerapan sanksi kepada masyarakat melanggar protokol kesehatan, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman mengaku saat ini Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) masih mencari formulasi yang tepat guna membuat warga patuh terhadap protokol kesehatan.

"Dalam hal ini tim gugus tugas masih berupaya mencari formula yang tepat untuk mendisiplinkan masyarakat," tuturnya, Jumat (31/7/2020).

Wacana penerapan sanksi tersebut harus diperhitungkan matang-matang agar tidak menimbulkan permasalahan maupun pertentangan di tengah masyarakat.

Baca juga: Warga Binaan Rutan Klas II A Samarinda Shalat Ied dan Potong 11 Sapi Kurban

Baca juga: Dapat Daging Kurban? Kumpulan Resep Berbagai Sate Kambing dan Daging Sapi Lengkap dengan Bumbunya

"Untuk itu, sanksi tersebut saat ini masih terus dirembukkan dan belum final," tuturnya.

"Harus mencari formulasi yang benar-benar cocok untuk diterapkan bagi masyarakat, agar nantinya tidak menimbulkan permasalahan," tuturnya.

Sekadar diketahui, angka penularan covid-19 di Samarinda saat ini masih terus mengalami peningkatan, bahkan dalam beberapa pekan terakhir terjadi kasus kematian dari pasien dengan status positif dan probable.

Guna menekan angka penularan covid-19, masyarakat diharapkan untuk patuh terhadap protokol kesehatan. (*)

Baca juga: Segera Ditarik dari Peredaran, Daftar Pecahan Uang Rupiah yang Tidak Lagi Berlaku Mulai Tahun Depan

Baca juga: Satu Lagi Aparat Kepolisian Gugur Akibat Covid-19, Kapolsek Kundur di Batam Kepri Meninggal Dunia

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved