Virus Corona di Balikpapan

Enam Kasus Meninggal Dunia dalam Satu Hari di Balikpapan, Dua Terkonfirmasi Positif Covid-19

Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan kembali mengumumkan kabar duka mengenai 6 kasus Covid-19 yang meninggal dunia hari ini.

TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Walikota Balikpapan Rizal Effendi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty saat melaporkan perkembangan kasus Covid-19 di Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan kembali mengumumkan kabar duka mengenai 6 kasus Covid-19 yang meninggal dunia hari ini.

Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengumumkan itu saat penyampaian update harian perkembangan Covid-19 di Balikpapan, Sabtu sore,  (1/8/2020).

Dari jumlah tersebut, dua kasus di antaranya meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif. Mereka adalah BPN 511 berusia 60 tahun.

Dinyatakan meninggal dunia pukul 03.30 Subuh, setelah mendapat perawatan di RSUD Beriman.

Kemudian laki-laki berusia 71 tahun dengan kode BPN 469 juga terkonfirmasi positif, meninggal dunia di RS Siloam pukul 08.30 pagi tadi. "Keduanya telah dimakamkan sesuai protokol Covid-19," ujarnya di Balaik Kota.

Baca juga; Balikpapan Masih Catat Kasus Tinggi di Kaltim Mayoritas Tracing Perluasan Klaster Keluarga & Sekolah

Baca juga; Pasar Muara Rapak Ditutup, Pedagang Tuntut Pemkot Balikpapan, Minta Dispensasi

Sementara itu, empat kasus meninggal dunia masih berstatus probable dengan masih menunggu hasil swab. Namun keempatnya telah dimakamkan sesuai protokol Covid-19 atas izin pihak keluarga.

Mereka ialah laki-laki berusia 70 tahun, meninggal dunia RS Tentara pukul 17.02, sore ini. Kemudian perempuan usia 71 tahun meninggal dunia di RSPB pukul 18.30, kemarin.

Selanjutnya laki-laki berusia 77 tahun, meninggal dunia di RS Tentara pukul 23.10 kemarin, dan satu lagi laki-laki berusia 50 tahun, saat ini sedang proses pemakaman.

Dengan jumlah kasus meninggal dunia cukup banyak, Walikota Balikpapan Rizal Effendi pun turut mengimbau agar masyarakat kota Minyak lebih waspada.

"Saya mohon ini jadi perhatian, karena jumlah pasien terus meninggal dan waspada jumlay yang meninggal ini tinggi, dalam satu hari ada 6 kasus," imbuhnya.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved