Breaking News:

Dalam Satu Jam, 200 Tabung Elpiji 3 Kg Ludes Diserbu Warga Desa Sempulang, Paser

Operasi Pasar (OP) elpiji 3 kg di Kabupaten Paser, Minggu (2/8/2020), digelar di Desa Sempulang, Keluang Paser Jaya, Padang Pangrapat dan Desa Rantau

TRIBUNKALTIM.CO/SARASSANI
Operasi Pasar elpiji 3 Kg di Desa Sempulang dalam rangka memastikan terpenuhinya kebutuhan bahan bakar masyarakat jelang dan selama Idul Adha, Minggu (2/8/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER– Operasi Pasar (OP) elpiji 3 kg di Kabupaten Paser, Minggu (2/8/2020), digelar di Desa Sempulang, Keluang Paser Jaya, Padang Pangrapat dan Desa Rantau Panjang.

Kuota OP untuk empat desa tersebut sebanyak 1.000 tabung.

OP yang dimulai di Desa Sempulang, Kecamatan Tanah Grogot ini merupakan kerja sama Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Paser dengan Pertamina melalui agen resminya PT Achdian Nur HAS.

Karena sudah disosialisasikan sejak awal, kedatangan truk pengangkut elpiji 3 kg langsung diserbu warga.

Akibatnya, kuota 200 tabung untuk warga Desa Sempulang dalam satu jam ludes, belum termasuk mengakomodir beberapa warga yang baru datang.

Kasi Logistik Disperindagkop dan UKM Paser Suriadi mengatakan, OP ini adalah bagian kegiatan dalam rangka memastikan ketersediaan pasokan elpiji 3 kg aman, khususnya menjelang dan selama Idul Adha tahun ini.

Baca juga: Ribuan Orang Berdemo di Jerman, Menolak Aturan-aturan dan Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19

Baca juga: Tenaga Medis Rentan Kena Covid-19, Dokter Spesialis Paru RSUD Abdul Rivai Berau Sebutkan 2 Faktor

“Ini masih bagian dari rangkaian kegiatan OP, yang telah kita laksanakan jelang perayaan Hari Raya Idul Adha sampai sekarang. Hari ini empat desa, besoknya empat desa lagi,” kata Suriadi menjelaskan.

Untuk memastikan ketersediaan pasokan elpiji 3 kg aman, Pertamina memberikan tambahan tabung di luar pasokan harian normal, tambahan fakultatif didistribusikan melalui agen-agen resminya, termasuk PT Achdian Nur HAS selaku agen resmi Pertamina di Kabupaten Paser.

Selain itu, lanjut Suriadi, penyembelihan hewan kurban lebih banyak dilaksanakan di Sabtu (1/8/2020), tentunya masih banyak masyarakat yang membutuhan bahan bakar gas untuk memasak daging kurban, dan kebutuhan itu bisa diakomodir melalui OP ini.

“Berdasarkan info dari UTD Rumah Potong Hewan (RPH), Jumat (31/7/2020), mereka memfasilitasi penyembelihan hewan kurban sebanyak 16 ekor sapi, Sabtu sebanyak 41 ekor sapi, hari ini (Minggu) 4 ekor sapi, besok (Senin) 3 ekor sapi. Jadi OP ini sangat membantu warga,” ucapnya.

Baca juga: Hendak Pergi ke Kebun, Pria Ini Diterkam Buaya, Anak dan Istri Langsung Histeri Melihat Kejadiannya

Baca juga: Objek Wisata Labuan Cermin Dibuka, Wakil Bupati Berau Ingatkan Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Di luar OP, tambah Suriadi, warga dapat membeli elpiji di pangkalan resmi. Selain kualitas produk lebih terjamin, harganya pun dipastikan sesuai Harga Eceran Tertingi (HET) yang telah ditetapkan Pemkab Paser.

“Pangkalan juga menyediakan Bright Gas 5,5 kg, elpiji nonsubsidi,” ucapnya. (*)

Penulis: Sarassani
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved