Breaking News:

BPS Catat Juli 2020, Tarif Angkutan Udara Dorong Deflasi di Balikpapan

Badan Pusat Statistik Kota Balikpapan ( BPS Balikpapan ) Provinsi Kalimantan Timur melaporkan laju perkembangan indeks harga

TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HP
NEW NORMAL DI BANDARA-Sejumlah penumpang pesawat berada di Terminal Keberangkatan Bandara APT Pranoto Jalan Poros Samarinda Bontang, Samarinda Utara, Jumat (3/7/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Badan Pusat Statistik Kota Balikpapan ( BPS Balikpapan ) Provinsi Kalimantan Timur melaporkan laju perkembangan indeks harga hingga Juli 2020 cukup rendah, bahkan mengalami minus atau deflasi.

Kepala BPS Balikpapan Achmad Zaini menyebut, berdasarkan kelompok komoditi pengeluaran konsumsi rumah tangga atau kelompok pengeluaran, pada bulan Juli mengalami kebaikan indeks harga.

Dari yang tertinggi masing-masing adalah Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 1,18 persen.

Sedangkan kelompok Informasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,13%, Kelompok Kesehatan 0,09%, dan Kelompok Pendidikan 0,04%.

BPS Sebut Realisasi PMDN di Balikpapan Naik Signifikan Tahun 2019

BPS Balikpapan Canangkan Wilayah Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani

Sanksi Tidak Mengisi Sensus Penduduk 2020, Simak Penjelasan BPS, Imbauan agar Perhatikan Hal Ini

Kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks harga dari tertinggi masing-masing adalah Kelompok Transportasi sebesar -1,52%, Kelompok Pakaian dan Alas Kaki -0,96%, Kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran -0,53%.

Kelompok Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga -0,41%, Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau -0,36%, dan Kelompok Rekreasi, Olahraga dan Budaya -0,17 persen.

"Sementara untuk kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga tidak mengalami perubahan indeks harga," jelasnya, Senin (3/8/2020).

Apa Sanksi Bila Tidak Mengisi Sensus Penduduk Online Tahun 2020? Terakhir Hari Ini, Begini Kata BPS

BPS Sebut Partisipasi Warga Kaltara dalam Sensus Penduduk Online Capai 147%, Tarakan Tertinggi

Survei BPS Sebut Generasi Z Paling Sulit Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Ia menyebut, komoditi yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi adalah angkutan udara, yang mengalami penurunan indeks harga sebesar 9,69%, dan memberi andil terhadap deflasi sebesar -0,1624%.

Diikuti oleh daging ayam ras yang mengalami penurunan indeks harga 6,23%, memberi andil deflasi -0,1351%. Bawang merah dengan penurunan indeks sebesar 20,58% memberi andil deflasi -0,1073%.

"Sementara komoditi yang mengalami kenaikan indeks harga tertinggi adalah kangkung, diikuti emas perhiasan, serta bayam," pungkasnya.

( TribunKaltim.co )

Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved