Breaking News:

Perbankan Syariah di Balikpapan Bisa Menjadi Alternatif Mesin Ekonomi

Perkembangan perbankan syariah menunjukkan tren positif yang tak kalah dengan bank konvensional.

TRIBUNNEWS.COM
Salah seorang teller Bank Syariah. Perkembangan perbankan syariah menunjukkan tren positif yang tak kalah dengan bank konvensional. Peluang perbankan syariah semakin besar untuk berkembang. Termasuk di Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Perkembangan perbankan syariah menunjukkan tren positif yang tak kalah dengan bank konvensional. Peluang perbankan syariah semakin besar untuk berkembang. Termasuk di Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur

Perbankan syariah sendiri merupakan suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan hukum Islam.

Saat ini pun, banyak bank konvensional yang berbasis syariah, seperti BNI Syariah, BRI Syariah, Mandiri Syariah, Bukopin Syariah dan lainnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Bimo Epyanto menyebut, keterlibatan perbankan syariah meningkat, jika di lihat dari sisi aset maupun dana pihak ketiga yang dikelola oleh perbankan syariah.

YouTube Ambil Tindakan Tegas Ini ke Video Anji Manji, Ulas Temuan Obat Virus Corona Hadi Pranoto

Sempat Ditutup 3 Hari Karena Nakes Positif Corona, Hari Ini 2 Faskes di Balikpapan Kembali Buka

FATAL Kepala Daerah Sombong Ini Ogah Tes Massal Corona Biar Dikira Sukses, Ganjar Yakin Kasus Banyak

Bahkan kalau dibandingkan porsi aset perbankan syariah di Balikpapan dengan total perbankan, angkanya 9,95 persen.

Lebih tinggi dibandingkan porsi perbankan syariah untuk wilayah Kalimantan Timur yang hanya 7,32 persen.

"Bahkan nasional yang hanya 5,92 persen," ujarnya dalam Bincang Media melalui video zoom, Senin (3/8/2020).

Ditengah tantangan global dan pandemi covid-19, lanjut Bimo, potensi ekonomi diantaranya ekonomi dan keuangan syariah diperkirakan dapat menjadi alternatif mesin ekonomi, di tengah ketidakpastian saat ini.

Total aset perbankan syariah per 30 Juni 2020 sebesar Rp3,58 triliun, dengan peningkatan sebesar 15,15% year on year (yoy).

BREAKING NEWS 7 Pasien Corona di Balikpapan Meninggal, 26 Kasus Terkonfirmasi Covid-19

Positif Virus Corona, Ketua DPRD Jepara Meningggal, Sempat Kunker ke Gresik

UPDATE Virus Corona di Berau, Pasien Covid-19 Bertambah 2, Pelaku Perjalanan dari Bandung dan Melak

Dana pihak ketiga (DPK) per 30 Juni 2020 sebesar Rp3,48 triliun, mengalami peningkatan sebesar 43,46% (yoy).

Begitupun dengan dana pihak ketiga dengan market share 11,73%.

Angkanya lebih tinggi dibandingkan dengan angka yang dimiliki oleh Provinsi Kalimantan Timur bahkan juga nasional yakni masing-masing 8,04% dan 5,83 persen.

"Artinya, penetrasi perbankan syariah di Balikpapan lebih besar, dibandingkan Kalimantan Timur bahkan nasional. Sehingga potensi perbankan syariah, sangat besar," ungkapnya.

( TribunKaltim.co )

Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved