Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Petugas Coklit KPU Datangi Rumah-rumah Warga, Bupati Muharram: Pastikan Pemilih Terdata Rapi

Muharram pun mengharapkan agar seluruh masyarakat bisa terdata dengan rapi dan dapat menggunakan hak suaranya di TPS.

HUMASKAB BERAU
COKLIT - Bupati Berau Muharram menerima petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) KPU Berau di rumahnya. Petugas tersebut sedang melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih dalam Pilkada Berau 2020, 20 Desember. 

TANJUNG REDEB - KPU melalui petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) saat ini sedang melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data masyarakat yang akan memilih dalam Pilkada 2020 Desember mendatang.

Bupati Berau, Muharram pun mengharapkan agar seluruh masyarakat bisa terdata dengan rapi dan dapat menggunakan hak suaranya di TPS.

Hal tersebut disampaikan Muharram usai mengikuti coklit serentak tahun 2020 oleh KPU Berau. Ia mengatakan coklit yang dilakukan tersebut merupakan hal yang penting sehingga data para pemilih bisa tersusun rapi dan sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Saya sudah mengikuti coklit ini. Dalam kesempatan ini petugas ingin memastikan bahwa para pemilih itu terdata secara real jelang Pilkada. Seperti dalam keluarga saya, ada dua anak yang telah pisah kartu keluarga. Sehingga perlu dicocokan lagi,” jelasnya.

Muharram menegaskan agar para petugas yang sedang mendata di lapangan bisa memastikan seluruh masyarakat ini terangkum dengan rapi sesuai dengan DPT. Sehingga masyarakat pun dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada nanti. Dan target untuk mewujudkan pesta demokrasi dalam pemilihan kepala daerah ini bisa terwujud.

“Yang berhak memilih bisa terdata, begitu pula dengan sebaliknya yang tidak ada hak pilih jangan sampai masuk dalam pendataan juga. Tentu ini harapan kita bersama kepada para petugas yang sedang melakukan pendataan di lapangan. Begitu juga kepada masyarakat agar kooperatif untuk memudahkan para petugas,” katanya.

Pada kesempatan itu ia juga mengharapkan agar dalam pemetaan TPS bisa menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Belajar dari pengalaman sebelumnya, masih ada pemilih yang menyampaikan hak suaranya di TPS lain.

“Kadang sangat jauh dari rumahnya, sementara di sekitar rumahnya sudah ada TPS. Kondisi ini yang terkadang bisa membuat masyarakat tidak menggunakan hak suaranya. Jadi saya harap bisa dihindar ini, harus terdata bahwa masyarakat ini berdomisili di situ dan menggunakan TPS di situ juga,” tegasnya. (adv/hms5)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved