Breaking News:

Warga Samarinda Temukan Jenazah Wanita Tanpa Busana Tersangkut di Jembatan, Diduga Terpeleset

Warga di sekitar Jalan Soekarno Hatta, Km 1, Kelurahan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, dibuat geger dengan penemuan jenazah.

TRIBUNKALTIM.CO/CHRISTOPER D
Lokasi penemuan jenazah tanpa busana di Gang Mawar, Loa Janan Ilir, perbatasan antara wilayah Samarinda dan Kutai Kartanegara, Senin (3/8/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Warga di sekitar Jalan Soekarno Hatta, Km 1, Kelurahan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, dibuat geger dengan penemuan jenazah wanita tanpa busana.

Jenazah wanita tersebut ditemukan oleh warga sekitar pada pukul 14.00 Wita, Senin (3/8/2020) siang tadi dengan kondisi jenazah tersangkut tiang penyangga jembatan yang membentang di sungai selebar kurang lebih 5 meter, di Gang Mawar, RT 14.

Saat ditemukan, jenazah wanita tersebut dalam keadaan punggung menghadap ke atas. Sedangkan hampir sebagian besar tubuh jenazah tertumpuk sampah dedaunan yang ikut tersangkut di tiang penyangga jembatan.

Oman (43), warga sekitar menuturkan, ketika melihat adanya mayat tersangkut, saat itu dirinya baru saja selesai memasak, dan hendak ke belakang rumah untuk mengambil karpet.

Jenazah Driver Ojol Hilang dari Kuburan, Isu Pesugihan Merebak, Keberadaan Sandal Jadi Petunjuk

Tim Evakuasi BPBD Samarinda Sebut Usia Ambulans 30 Tahun yang Digunakan Angkut Jenazah Pasien Corona

Saat itulah dirinya melihat ada sosok jenazah di sungai. "Belum ada orang sama sekali saat itu. Saya ke belakang mau ambil karpet untuk menutup burung," tuturnya, Senin (3/8/2020).

Masih Oman menjelaskan, pagi hingga menjelang siang, kondisi air di sungai tersebut masih pasang, dan mulai turun sekitar pukul 11.00 Wita. Melihat ada jenazah di sungai, Oman langsung memberitahukan kepada warga lainnya.

"Saya langsung beritahu warga lainnya. Ciri-ciri yang saya lihat, rambutnya panjang, dan ada seperti ada bekas luka di punggungnya" imbuhnya.

Fadli, salah satu personel relawan Inafis Polresta Samarinda menuturkan, ciri-ciri korban telah berusia lanjut, sebagian besar rambut korban telah memutih. Lalu, di jari jari korban juga terdapat cincin, serta menggunakan gelang, termasuk terdapat karet sayur di pergelangan tangan korban.

Nyaris Masuk Perairan Singapura, TNI Kejar 2 Kapal China yang Bawa Jenazah WNI

Kasus Jenazah WNI, Pekerja di Kapal China Disimpan di Freezer, Satu WNA Tersangka, Ini Kronologinya

Jenazah Pekerja WNI Disimpan di Pendingin Ikan Kapal China Masih Pakai Selimut, Lebih 2 Minggu Wafat

"Ya, memang ada luka di punggung nya, tapi itu bekas luka lama. Diperkirakan korban meninggal masih hitungan jam saja, belum sampai sehari. Tapi, untuk lebih lanjutnya biar kepolisian yang melakukan penyelidikan terlebih dahulu, kami hanya evakuasi saja," ucapnya.

Korban sendiri diketahui bernama Satiah, warga Gang Karya Baru, RT 8, Loa Janan Ulu. Bahkan, saat proses evakuasi dilakukan, terdapat sanak keluarga korban yang memastikan bahwa korban merupakan keluarganya.

"Tadi ada anaknya yang datang untuk memastikan, dan memang itu orangtuanya. Mereka memang tinggal dalam satu lingkungan, tapi tidak serumah," imbuhnya.

Klaim Hadi Pranoto Soal Obat Covid-19 di YouTube Anji Berbuntut Panjang, Polisi Siap Turun Tangan

Luhut Beber Alasan Pemerintah Buka Wisata Bali, Sebut Bisa Ditutup Lagi Jika Kasus Virus Corona Naik

Diduga korban terpeleset saat hendak mandi di pinggir sungai. Pasalnya saat dicek di sekitar tempat mandi korban, terdapat sarung serta alat kelengkapan mandinya di pinggir sungai.

"Sarung dan perlengkapan mandinya ada, diduga terpeleset. Tapi, nanti biar saja kepolisian yang pastikan itu," pungkasnya.

Sementara itu, jenazah korban dievakuasi ke RSUD AW Syahranie guna proses visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga.

( TribunKaltim.co )

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved