Breaking News:

PUT V Bukopin Berjalan Lancar, Tunggu Putusan OJK Kookmin Bank Jadi Pemegang Saham Pengendali

KB Kookmin Bank, bank terbesar asal Korea Selatan kini resmi menjadi pemegang saham terbesar Bank Bukopin pasca selesainya PUT V.

HO
Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A Purwantono dalam press conference video zoom, Senin (3/8/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - KB Kookmin Bank, bank terbesar asal Korea Selatan kini resmi menjadi pemegang saham terbesar Bank Bukopin pasca selesainya proses Penawaran Umum Terbatas ke-5 (PUT V) melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

KB Kookmin Bank menyerap sekitar 2,97 miliar lembar saham baru selama masa perdagangan dan pemesanan tambahan HMETD.

"Kita semua sedang menghadapi krisis dan berusaha survive, dengan munculnya wabah pandemi yang tidak pernah dipikirkan.

PUT V Sukses, KB Kookmin Bank Resmi Jadi Pemegang Saham Terbesar Bank Bukopin

Tunggu Pengumuman OJK, Kookmin Bank Resmi Jadi Pemegang Saham Pengendali Bukopin

Kepala OJK Kaltim Sebut Bank Asal Korea Bisa Miliki Saham Mayoritas Bank Bukopin, Jika Ini Terjadi

Diharapkan selesai 2-3 bulan ternyata berlangsung lama. Sensitif masyarakat dengan pemberitaan, terutama siapa pemegang saham bank Bukopin," ujar Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A Purwantono dalam press conference video zoom, Senin (3/8/2020).

Bosowa Corporindo, juga tetap melaksanakan porsi HMETD nya dengan menyerap 1,09 miliar lembar saham.

Secara keseluruhan, Bukopin menerbitkan saham baru sejumlah 4.660.763.499 saham baru kelas B, sesuai dengan persetujuan pemegang saham yang diperoleh pada RUPS Luar Biasa tanggal 24 Oktober 2019 lalu.

KB Kookmin Bank
KB Kookmin Bank (HO)

Dengan berakhirnya transaksi perdagangan pada PUT V, komposisi urutan Pemegang Saham di Bank Bukopin berubah.

Dikuasai KB dengan porsi kepemilikan 33,90 persen, disusul Bosowa sebesar 23,40 persen, Negara Republik Indonesia pada 6,37 persen, dan pemegang saham publik dengan kepemilikan di bawah 5 persen, hingga mencapai 36,33 persen.

"Dengan demikian, pemegang saham terbanyak atau terbesar adalah KB Kookmin Bank," tegasnya.

"Sebagai pemegang saham terbesar, saat ini sedang dalam proses, mudah-mudahan dalam 1-2 hari ini selesai menunggu pengumuman dari OJK, resmilah KB Kookmin Bank menjadi pemegang saham pengendali," jelasnya.

Rivan menegaskan, ketiga korporasi masuk dalam KB Financial Group, dalam hal ini di bawah KB Kookmin Bank, maka kepemilikan Bukopin semakin jelas. Arah bisnis ke depan, hingga reputasi akan semakin terjaga.

Ia juga menambahkan, Bukopin akan melakukan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB) pada 25 Agustus 2020, salah satunya membahas rencana penerbitan saham baru oleh perseroan kepada KB Kookmin Bank.

"Untuk bisnis, kita terus optimistis. Seperti DPK (Dana  Pihak Ketiga, red) kami berharap dan optimistis tumbuh berkisar 15 persen dan ekuitas tumbuh sekitar 33 persen dan laba tumbuh mencapai 18 persen. Termasuk KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) yang mencapai 17 persen," pungkasnya.  (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved