Breaking News:

Presiden Bongkar Penyebab Ledakan Dahsyat di Beirut Lebanon, Singgung Soal 2.750 Ton Bahan Peledak

Presiden Lebanon bongkar penyebab ledakan dahsyat di Beirut Libanon, singgung soal 2.750 ton bahan peledak

AFP
Terjadi ledakan dahysat di Beirut Lebanon 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Lebanon bongkar penyebab ledakan dahsyat di Beirut Lebanon, singgung soal 2.750 ton bahan peledak.

Publik dunia dibuat geger dengan ledakan dahsyat yang mengguncang Lebanon.

Ribuan orang terluka dan puluhan lainnya dinyatakan meninggal dunia akibat ledakan di Beirut, tersebut.

Presiden Lebanon pun menyinggung soal 2.750 ton bahan peledak di balik ledakan maut tersebut.

Korban tewas dalam ledakan besar yang mengguncang Beirut, Lebanon terus bertambah.

Mengutip CNN (5/8/2020) korban tewas telah mencapai 73 orang, seperti dilaporkan Menteri Kesehatan Hamad Hassan.

Bukan Hoaks, Kini Tak Pakai Masker Bakal Disanksi Tegas, Tito Karnavian Suruh Pemda Buat Perda

 Seperti Susi Pudjiastuti, PBNU Desak Anggota Prabowo Tutup Ekspor Benih Lobster, Alasannya Serius

 Kabar Terbaru, Virus Corona 18 Juta Kasus, WHO Tiba-Tiba Umumkan Mungkin Tak Akan Ada Obat Ampuh

• Inter Milan Dalam Bahaya Jelang Europa League Kontra Getafe, Antonio Conte Dituding Dekati Juventus

Hassan juga mengatakan, bahwa ribuan orang terluka dalam insiden ledakan yang terjadi Selasa (4/8/2020) petang waktu setempat itu.

Sementara Presiden Lebanon, Michel Aoun, mengatakan ledakan besar yang terjadi di Ibu Kota Beirut pada Selasa (4/8/2020) petang berasal dari sebuah gudang yang menyimpan 2.750 ton Amonium Nitrat.

Aoun mengatakan ribuan ton Amonium Nitrat itu dilaporkan tersimpan secara tidak aman di sebuah gudang dekat pelabuhan Beirut selama kurang lebih enam tahun.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved