Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Dongkrak PAD, Pemkab Kukar-PT KMIA Kerjasama Pemanfaatan Aset Daerah

Kerjasama diteken oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Kukar H Sunggono dan Reno Barus, Residen Manager PT KMIA.

HUMASKAB KUKAR/PROKOM
MOU ASET - Sekda Kukar Sunggono (baju hitam) bersama Residen Manager PT KMIA Reno Barus menandatangani kerjasama (MoU) terkait sewa menyewa pemanfaatan aset daerah ruas jalan Desa Bhuana Jaya, pekan lalu. 

TENGGARONG - Upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan PT Khotai Makmur Insan Abadi (KMIA) menjalin kerjasama (MoU) pemanfaatan aset daerah ruas jalan Desa Bhuana Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, pekan lalu.

Kerjasama diteken oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Kukar H Sunggono dan Reno Barus, Residen Manager PT KMIA. 

"Alhamdulillah setelah melalui proses panjang, pemanfaatan aset daerah dapat dikerjasamakan dengan dunia usaha (PT Khotai Makmur) sebagai bagian dalam mendongkrak pendapatan asli daerah. Insya Allah setelah ini akan menyusul kerjasama dengan perusahaan lainnya," kata Sunggono.

Menurut Sunggono, aset pemerintah daerah merupakan salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dan salah satu penopang perolehan pendapatan bagi Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, Pemkab Kukar bersama pemangku kepentingan terkait khususnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) diharapkan dapat mengelola aset daerah dengan baik khususnya berupa aset jalan.

"Dalam pengelolaan aset daerah, pemerintah daerah menggunakan pertimbangan berbagai aspek mulai dari perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan dan pemeliharaan, penilaian, pemindah-tanganan, pemusnahan, penghapusan, penatausahaan dan pembinaan sampai dengan pengawasan dan pengendalian agar aset daerah mampu memberikan kontribusi optimal bagi daerah kita sesuai regulasi yang berlaku," ujarnya.

Ditambahkan Sunggono, pelaksanaan penandatanganan sewa-menyewa ini adalah upaya pengoptimalan pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) sehingga dapat menjadi prioritas yang bisa memberikan manfaat yang maksimal, sehingga sewa BMD merupakan salah satu bentuk optimalisasi aset daerah.

"Sewa-menyewa lahan dan ruas jalan untuk penyelenggaran pertambangan batubara ini akan memberikan kontribusi penerimaan kas daerah dalam bentuk PAD. Optimalisasi pemanfaatan BMD salah satu tujuannya adalah untuk menekan atau menghilangkan biaya yang membebani APBD sehingga terjadi efisiensi atau penghematan," katanya.

"Saya berharap penandatanganan perjanjian sewa-menyewa BMD ini harus berdasar asas pengelolaan Barang Milik Daerah, dengan memperhatikan, asas fungsional, asas kepastian hukum, asas transparansi, asas efisiensi, asas akuntabilitas serta asas kepastian nilai serta dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat terutama di desa Bhuana Jaya Tenggarong Seberang," harapnya. (adv/Prokom1)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved