Breaking News:

Virus Corona

Daftar Lengkap 163 Kabupaten/Kota Zona Kuning yang Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Kaltim Ada 4 Daerah

Pemerintah mengizinkan sekolah tatap muka di wilayah Zona Kuning atau risiko rendah covid-19.

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
ILUSTRASI - PERSIAPAN SEKOLAH HADAPI NEW NORMAL - Kepala Sekolah SMP Islam PAPB Semarang Drs. H Ramelan sedang melakukan pengecekan kesiapan sekolah untuk mempersiapkan kegiatan belajar mengajar 2020/2021 yang rencananya akan dimulai pada bulan Juli 2020 dengan menerapkan protokol pelaksanaan pencegahan Covid-19, Rabu (03/06/20). 

TRIBUNKALTIM.CO -- Daftar lengkap 163 Kabupaten/Kota Zona Kuning yang diizinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah akhirnya mengizinkan sekolah tatap muka di wilayah Zona Kuning atau risiko rendah covid-19.

Sebelumnya, saat tahun ajaran baru 2020- 2021 dimulai, daerah di Zona Hijau sudah lebih dulu mendapat izin untuk menyelenggarakan sekolah dengan tatap muka. 

"Per tanggal 2 Agustus 2020, maka ada 163 Zona Kuning yang kiranya nanti ini akan bisa dilakukan kegiatan belajar tatap muka," kata Kepala BNPB Doni Monardo dalam webinar yang diselenggarakan Kemendikbud, Jumat (7/8/2020).

Kendati demikian, sekolah-sekolah yang berada di Zona Kuning, dikatakan Doni, sebaiknya melakukan simulasi sebelum memulai proses belajar secara tatap muka.

Tak Hanya di Zona Hijau, Akhirnya Nadiem Makarim Perbolehkan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Syaratnya

Akhirnya Nadiem Makarim-Doni Monardo Akan Umumkan Sekolah Tatap Muka Hari Ini, Tak Hanya Zona Hijau

Terkuak di Mata Najwa, Nadiem Rupanya Punya Kabar Gembira untuk Guru Honorer, Kini Tergantung Kepsek

KABAR GEMBIRA! Guru & Siswa Bisa Dapat Pulsa dari Sekolah, Kebijakan Baru Mendikbud Nadiem Makarim

"Kita sudah melihat daerah-daerah yang memulai ternyata tidak mudah juga.

Ada sekelompok orangtua murid yang ternyata juga belum mengizinkan anaknya untuk mengikuti kegiatan belajar tatap muka, walaupun sebagian dari orangtua murid mengharapkan kegiatan belajar tatap muka ini bisa berlangsung dengan baik," kata Doni Monardo.

Adapun Doni mengatakan keputusan final terkait pembukaan sekolah untuk dimulai proses belajar-mengajar secara tatap muka akan diambil oleh Kepala Pemda masing-masing.

"Para Bupati, para Wali Kota, dan juga Gubernur, karena para pejabat itulah yang paling tahu situasi di daerah masing-masing," lanjut Doni.

Pemda setempat pun, menurut Doni, harus berperan aktif dalam hal fasilitator terkait pencegahan penularan covid-19.

Halaman
1234
Editor: Rita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved