Breaking News:

Bawaslu Sebut Laporan Pelanggaran dari Masyarakat Minim, Bisa Lewat WA Sebagai Informasi Awal

Badan Pengawas Pemilu Kota Balikpapan ( Bawaslu Balikpapan ) meminta masyarakat tak ragu atau takut melaporkan pelanggaran dalam proses Pilkada

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MITHA AULIA
Komisioner Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Aziz. Badan Pengawas Pemilu Kota Balikpapan ( Bawaslu Balikpapan ) meminta masyarakat tak ragu atau takut melaporkan pelanggaran dalam proses Pilkada 2020. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Badan Pengawas Pemilu Kota Balikpapan ( Bawaslu Balikpapan ) meminta masyarakat tak ragu atau takut melaporkan pelanggaran dalam proses Pilkada 2020.

Pasalnya Bawaslu menilai partisipasi masyarakat dalam melaporkan tindak pelanggaran yang terjadi sangat minim.

Ini terbukti dalam Pilpres ataupun Pileg pada 2019 lalu. Dimana ada temuan sekira 30 kasus pelanggaran, namun hanya 1 laporan saja yang masuk dari masyarakat.

"Dari semua itu adalah temuan yang dilakukan Bawaslu, hanya 1 saja laporan dari masyarakat," ujar Komisioner Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Aziz.

Data Komisioner Bawaslu Samarinda Masuk Dukungan Bapaslon Perseorangan Parawansa -Markus

Warning Pasangan Faridil Murad - Masnur Anwar, Bawaslu Bulungan: Jangan Goda Penyelenggara Pemilu

Ketakutan masyarakat dalam menyampaikan laporan dugaan pelanggaran dinilai beralasan, lantaran masih minimnya edukasi publik tentang pelanggaran itu sendiri.

"Artinya partisipasi masyarakat dalam pelaporan ini sangat minim, padahal kita sudah menyampaikan, kami akan memudahkan ini," katanya.

Menindaklanjuti hal tersebut, kemudahan yang diberikan Bawaslu yakni dengan menyiapkan formulir adanya laporan pelanggaran di websitenya.

Ia pun berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan pilkada yang bersih dengan melaporkan jika ada temuan planggaran.

Gelar Kordinasi dengan Bawaslu, KPU Balikpapan Luruskan Soal Persepsi Kotak Kosong

Ketua Bawaslu Kaltara Suryani Sebut Tiga Daerah Kategori Rawan Jelang Pilkada Serentak

"Misalnya jika tak mau lapor, bisa lewat WA sebagai informasi awal buat kami. Baik itu soal money politik atau kampanye ditempat ibadah, netralitas ASN semua proses akan kita mudahkan," jelasnya.

Sementara itu, kini Bawaslu Balikpapan tengah gencar melakukan sosialisasi tolak money politik. Ini dilakukan melalui pemasangan baliho hingga turun ke masyarakat, untuk meminimalisir pelanggaran.

"Kami turun ke bawah menyampaikan ke RT, ke Kelurahan. Kita masifkan saat ini, guna meminimalisir yang namanya money politik," tandasnya.

(TribunKaltim.co/Mitha)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved