Breaking News:

Bank Indonesia Balikpapan Gelar Webinar Edukasi Ekonomi Syariah dan Bisnis Halal di Era New Normal

Webiar Edukasi Ekonomi Syariah dan Bisnis Halal di Era New Normal yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan pada 7 Agustus 2020

HO
Webiar Edukasi Ekonomi Syariah dan Bisnis Halal di Era New Normal yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan pada 7 Agustus 2020 2020 dibuka langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Bimo Epyanto. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -  Webiar Edukasi Ekonomi Syariah dan Bisnis Halal di Era New Normal yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan pada 7 Agustus 2020 dibuka langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Bimo Epyanto.

Acara ini diikuti lebih dari sembilan puluh peserta yang berasal dari berbagai lapisan seperti pelaku usaha, akademisi, maupun perwakilan media dan organisasi kemasyarakatan. Kegiatan yang berlangsung secara virtual ini menghadirkan Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Thomy Andryas, dan Pakar Kewirausahaan Sosial Islam, Heri Cahyo Bagus Setiawan sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Thomy Andryas menjelaskan Kebijakan Pengembangan Ekonomi Dan Keuangan Syariah Bank Indonesia.

Ekonomi Syariah telah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang dilirik oleh berbagai negara seperti Tiongkok melalui ekspor baju muslim tertinggi ke Timur Tengah, Thailand dengan visinya menjadi dapur halal dunia, maupun Australia yang menjadi Pemasok daging sapi halal terbesar ke Timur Tengah.

Potensi Indonesia sebagai Negara dengan mayoritas muslim perlu menjadi poin strategis pengembangan bisnis halal sebagai bagian dari ekonomi dan keuangan syariah.

Dalam menjalankan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, Bank Indonesia (BI) berperan sebagai AIR (Akselerator, Inisiator dan Regulator).

Selaku Akselerator dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai  stakeholder dalam rangka percepatan ekonomi Syariah seperti kampanye public melalui FESyar / ISEF.

Sebagai inisitaor dengan memprakarsai inovasi program pengembangan EKSyar seperti pengembangan ZISWAF sebagai bagian islamic social finance.

Terakhir, BI sebagai regulator melalui perumusan dan penerbitan ketentuan sesuai kewenangan, antara lain penerbitan Ketentuan PLJPS, GWM Syariah, Instrumen Makroprudensial Syariah.

Thomy Andryas juga menyampaikan Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Kota Balikpapan. Diantaranya adalah fondasi infrastruktur keuangan dengan adanya lembaga keuangan syariah seperti BUS/UUS/BPRS, BMT/Koperasi Syariah, dan lembaga non keuangan syariah lainnya seperti Pegadaian Syariah, Bank Wakaf Mikro, Baznaz.

Posisi Kota Balikpapan sebagai pintu utama di Pulau Kalimantan juga diharapkan dapat mendukung halal value chain untuk dikembangkan. Selain itu, potensi demografis masyarakat yang mayoritas muslim dan beragamnya penunjang pendidikan literasi ekonomi syariah serta komitmen pengembangan Balikpapan Go Halal oleh pemerintah juga menjadi poin penting yang telah dimiliki oleh Kota Balikpapan.

Sementara, Heri Cahyo Bagus Setiawan menyampaikan materi tentang Redesign Bisnis Halal Pasca Penerapan New Normal.

Di awal paparannya disampaikan bahwa krisis covid-19 ini merupakan fenomena blackswan yang tidak terprediksi dan mengubah aktivitas dunia, termasuk bisnis halal sehingga perlu dilakukan reformulasi bisnis untuk tetap bertahan.

Namun demikian, pandemi covid-19 dapat menjadi momentum untuk menunjukkan keutamaan bisnis yang islami (halal oriented) yang menekankan pada nilai-nilai amanah, bisa dipercaya (al-amin), adil, transparan dan dilandasi kejujuran, serta bermanfaat bagi umat.

Dalam paparannya turut disampaikan bahwa kunci utama dalam redesign bisnis halal di era new normal dapat dilakukan melalui strategi go digital terutama dalam pemasaran produk, didukung dengan senantiasa menjunjung jiwa spiritual/agamis dalam menjalankan usaha, serta menekankan rasa empati melalui kepedulian terhadap sesama sehingga berujung pada memperoleh kepercayaan konsumen dan berdampak positif terhadap omzet usaha.  (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved