Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Dukung Penguatan Pendidikan Karakter Pelajar, Kadir Tappa Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua

Karakter tersebut bersumber dari pancasila yang meliputi religius, nasionalisme, integritas, kemandirian dan gotong-royong

HUMAS DPRD KALTIM
Abdul Kadir Tappa, Anggota Komisi IV dari Fraksi Partai Golkar DPRD Kaltim 

SAMARINDA - Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Abdul Kadir Tappa memberikan dukungan dalam upaya penguatan pendidikan karakter para pelajar.

Karakter tersebut bersumber dari pancasila yang meliputi religius, nasionalisme, integritas, kemandirian dan gotong-royong. Kelimanya memang sangat dibutuhkan, namun pengembangannya diperlukan keterkaitan agar membentuk kepribadian yang baik.

“Pendidikan karakter ini minimal dimulai sejak sekolah dasar sebagai pondasi utama dalam pengembangan karakter yang lebih kuat,” sebutnya.

Dia juga mendukung penguatan pendidikan karakter yang telah ada pada kurikulum untuk kemudian diperkuat dengan modifikasi kegiatan para pelajar, baik itu intrakurikuler, ko-kurikuler dan ekstrakurikuler. Sehingga kegiatan yang dilangsungkan di sekolah maupun luar sekolah diatur kembali menyesuaikan kondisi belajar dalam masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Namun kesuksesan upaya ini tidak hanya berasal dari sekolah saja. Dibutuhkan unsur lain yaitu peran keluarga dan masyarakat sekitar, apalagi dimasa pandemi seperti sekarang yang mana mengharuskan siswa untuk belajar di rumah secara daring,” kata Politisi Partai Golkar ini.

Selanjutnya, Ia mengatakan, peran guru juga sangat penting sebagai sosok yang dapat mencerahkan dan membuka pola pikir yang baik guna memupuk nilai-nilai kasih sayang, teladan dan moralitas. Sehingga tak hanya sebagai pengajar, seorang guru harus mampu mendekatkan diri dengan anak didiknya dan mengetahui perkembangannya sehingga mencapai sesuai target pembelajarannya.

“Tugas guru memang tidak mudah. Perannya dituntut sebagai pendidik profesional yang tidak hanya mampu mencerdaskan anak didik, namun juga membentuk karakter positif mereka agar menjadi generasi emas Indonesia. Mewujudkan semua harapan itu, hak dan kewajiban guru sudah semestinya diberikan sebaik-baiknya pula,” ujarnya. (adv/hms8)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved