Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Libatkan PKK, Pemprov Kaltim Bakal Sosialisasikan Protokol Kesehatan Lebih Massif

"Kita belum tahu nanti Kaltim harus menyebarkan berapa masker tapi nanti kita akan berkoordinasi dengan TP PKK

HUMASPROV KALTIM/SYAIFUL ANWAR
SOSIALISASI PROKES - Wagub Hadi Mulyadi dan Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor mengikuti video conference terkait protokol kesehatan (prokes) yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian. 

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Hj Padilah Mante Runa dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Yudha Pranoto mengikuti Video Conference Sosialisasi Penggunaan Masker, Cuci Tangan serta Jaga Jarak untuk Perubahan Perilaku Baru Masa Pandemi Covid-19, di Ruang Heart of Borneo (HoB) Kantor Gubernur Kaltim, Senin (10/8/2020).

Sosialisasi ini juga dirangkai dengan Rapat Koordinasi Pencapaian Target Realisasi APBD Tahun Anggaran 2020 yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, didampingi Ketua TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Menteri Desa dan PDTT Abdul Halim Iskandar, serta diikuti 548 daerah (provinsi dan kabupaten/kota).

Wagub Hadi Mulyadi mengungkapkan ada beberapa arahan yang disampaikan baik dari Mendagri, Kepala BNPB, Menteri Desa dan PDTT, serta Ketua TP PKK Pusat. Di antaranya terkait pelaksanaan protokol kesehatan yang lebih massif, pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan melalui pendekatan berbasis kearifan lokal dan budaya masyarakat. Kemudian, program "Aksi Setengah Miliar Masker", Lomba Desa Aman Covid-19, serta Gebrak (Gerakan Bersama Pakai) Masker PKK.

"Kita belum tahu nanti Kaltim harus menyebarkan berapa masker tapi nanti kita akan berkoordinasi dengan TP PKK dan Kementerian Desa melalui organisasi dan perangkat daerah terkait. Untuk lomba desa aman Covid-19 juga nanti akan ditindaklanjuti, tetapi bukan soal hadiahnya melainkan bagaimana kita mengendalikan desa agar aman dari Covid-19," ujar Hadi.

Terkait capaian realisasi APBD TA 2020, Hadi menyebut memang realisasi Kaltim masih di bawah rata-rata nasional. Untuk itu dirinya akan segera meminta kepada perangkat daerah untuk membelanjakan anggaran.

"Karena dengan anggaran yang dibelanjakan maka akan terjadi perputaran uang dan perekonomian masyarakat juga ikut bergerak," sebut Hadi. (her/sul/advertorial)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved