Breaking News:

Siang Ini BPK, Polri dan Kejagung Tanda Tangan MoU Diikuti Secara Virtual Seluruh Indonesia

BPK menandatangani nota kesepahaman bersama Polri & Kejaksaan, Selasa (11/8/2020). Penandatanganan ini diikuti seluruh Kejaksaan Tinggi, Polda seluruh

TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Suasana lantai dua gedung BPK RI Perwakilan Kaltim, Selasa (11/8/2020). Polri, Jaksa, BPK menandatangi nota kesepahaman di Jakarta. Kegiatan ini diikuti seluruh pejabat Polda, BPK dan Jaksa Tinggi Kaltim secara virtual. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) menandatangani nota kesepahaman ( MoU) bersama Polri dan Kejaksaan, Selasa (11/8/2020). Penandatanganan ini diikuti seluruh Kejaksaan Tinggi, Polda dan BPK di Indonesia.

Kegiatan ini dilakukan secara virtual. BPK Perwakilan Kaltim bersama Polda dan Kejaksaan Tinggi Kaltim mengikuti kegiatan tersebut di gedung BPK RI Perwakilan Kaltim Selasa siang.

Terlihat seluruh jajaran menyaksikan layar lebar di lantai dua gedung BPK RI Perwakilan Kaltim. Protokol kesehatan pun tidak lupa diterapkan dalam kegiatan tersebut.

Di ruang terpisah, Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono dengan Kepala Kejati Kaltim Deden Riki Hayatul Firman bersama kepala BPK RI Perwakilan Kaltim Dadek Nandemar mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.

Penandatanganan MoU dilakukan Kapolri, Jaksa Agung RI ST Burhanuddin dan Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua KPK Firli Bahur.

Baca juga; Ketua BPK Blak-blakan Minta Menteri Tak Beri Informasi Menyesatkan Soal Covid-19 ke Presiden Jokowi

Baca juga; Bahas Pelaksanaan APBD 2019, Fraksi Minta Pemkab Kutim Lampirkan Hasil Pemeriksaan BPK

Usai menandatangani MoU dilanjutkan dengan sambutan para pimpinan pusat tersebut. Pertama pimpinan KPK Firli Bahur mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama ketiga institusi itu dalam mencegah terjadinya kebocoran uang negara.

"Tantangan bagi kita kalau tiga pilar ini hadir, BPK sebagai penjamin akuntabilitas keuangan negara pastilah persoalan negara dapat diminimalisir," ucap Ketua KPK.

Kemudian Jaksa Agung RI ST Burhanuddin mengatakan dengan adanya MoU ini dapat memaksimalkan kinerja ketiga organisasi tersebut dalam menjaga keuangan negara. "Sekaligus mempermudah koordinasi dalam pengawasan keuangan negara," ucapnya

Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna berharap dengan adanya MoU ini aparat penegak hukum dapat bekerja maksimal dalam pencegahan korupsi dan mengurangi kerugian negara.

"Merupakan satu pernyataan saat ini semua harus meletakkan supremasi hukum. Tidak ada kata yang tepat selain mengucap syukur memberikan kita berkah usia dan semoga berkah tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk bangsa dan negara ini," ucapnya. Hingga berita ini diturunkan kegiatan masih berlangsung. (Jnp)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved