Breaking News:

Berita Pemprov Kalimatan Timur

Soal Ketertinggalan Infrastruktur IKN Baru, Isran: Menyalip di Tikungan? Boleh Saja untuk Kebaikan

Meski ditetapkan sebagai calon ibu kota negara (IKN) yang baru, Kaltim masih dianggap mengalami ketertinggalan.

HUMASPROV KALTIM
Gubernur Kaltim Isran Noor 

Foto : Gubernur Isran Noor

SAMARINDA - Meski ditetapkan sebagai calon ibu kota negara (IKN) yang baru, Kaltim masih dianggap mengalami ketertinggalan. Karena itu, menyelesaikan permasalahan ketertinggalan yang selalu disampaikan beberapa pihak, maka wajib rasanya pemerintah pusat memperhatikan kondisi tersebut.

"Tak perlu kaget kalau Kaltim masih tertinggal. Itu sudah dari dulu. Karena itu, kondisi ini menjadi perhatian semua pihak, tak terkecuali pemerintah pusat wajib memberikan perhatian lebih terhadap kondisi Kaltim," kata Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor pekan lalu di Samarinda.

Isran menilai, pemerintah daerah terus berupaya agar ada keseimbangan antara daerah penghasil sumber daya alam yang berkontribusi kepada negara dengan daerah lainnya, khususnya Kaltim. Artinya, ketertinggalan infrastruktur yang dialami Kaltim juga seharusnya menjadi pertimbangan pusat untuk memberikan perhatian lebih kepada daerah.

"Bahkan, hingga saat ini khusus ke daerah Mahakam Ulu saja infrastruktur belum semua terpenuhi dengan maksimal. Sehingga biaya menuju ke daerah tersebut masih sangat mahal. Yang jelas, ini menjadi tantangan semua pihak untuk memikirkan kondisi infrastruktur di Kaltim," harapnya.

Selanjutnya, bagaimana mendukung itu, Isran menyerahkan kepada seluruh pihak tak terkecuali pusat untuk bersama memikirkan ini. "Bahkan, jika ada berpikir harus menyalip di tikungan atau apakah namanya, silakan saja. Yang jelas, Pemprov Kaltim mendukung yang baik-baik," jelasnya.(jay/sul/advertorial)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved