Breaking News:

Terima Bantuan Dua Ambulans dari PT Bara Tabang, Bupati Harap Faskes Itu Jarang Dipakai, Alasannya

Bupati Kukar Edi Damansyah menerima bantuan dua unit ambulans dari PT Bara Tabang yang merupakan anak perusahaan dari Bayan Group yang beroperasi

TRIBUNKALTIM.CO, ARIS JONI
Prosesi penyerahan bantuan dua unit ambulans dari PT Bara Tabang kepada Bupati Edi Damansyah, Selasa ( 11/8/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Bupati Kukar Edi Damansyah menerima bantuan dua unit ambulans dari PT Bara Tabang yang merupakan anak perusahaan dari Bayan Group yang beroperasi di zona Hulu Kukar.

Penyerahan dua ambulan tersebut diberikan untuk dua desa di kecamatan Kembang Janggut yakni desa Long Beleh Modang dan desa Kelekat.

Bantuan dua unit ambulan tersebut merupakan program bantuan sebagai bentuk kepedulian pada bidang sarana dan prasarana kesehatan CD 2019-2020.

Bupati Kukar, Edi Damansyah saat menerima bantuan tersebut mengungkapkan apresiasi yang tinggi dan berterima kasih atas bantuan dua unit ambulans untuk dua desa di Kecamatan Kembang Janggut ini. Ia berpendapat, PT Bara Tabang memang salah satu perusahaan yang memiki kepedulian besar dalam hal tanggap sosial.

“Saya terima kasih sih, kayanya PT Bara Tabang ( Bayan Group) komitmennya tinggi terhadap program tanggap sosial,” ungkapnya.

Baca juga; Bupati Kukar Edi Damansyah Hadiri Rakorwil Forum TJSP di Kembang Janggut, Ini Harapannya

Baca juga; Bupati Kukar Edi Damansyah Resmikan Gedung Baru Puskesmas dan Bank Sampah Kahal Lestari

Terkait perusahaan batu bara ucap Edi, perusahaan itu wajib membuat rencana induk program pengembangan masyarakat yang kemudian diturunkan ke rencana per tahunnya, sehingga disitulah perusahaan bersinergi dengan pemerintah.

“Seperti bantuan dua unit ambulans ini, infonya juga bagian dari rencana induk mereka,” tandasnya.

Dia berharap ambulans tersebut dapat dipergunakan dan dirawat dengan baik oleh pemerintah desa, sehingga dapat berfungsi untuk kebutuhan emergency masyarakat.

“Biaya perawatannya ya di pemdes, saya berharap ambulans itu jarang digunakan, standby saja. Kalau jarang digunakan kan berarti warganya sehat-sehat,” tutur Edi sembari tertawa kecil.

Sementara itu, Kepala Tehnik Tambang PT Bara Tabang, Wahyudin mengungkapkan, pemberian bantuan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat. Pasalnya, sebelum memberikan bantuan tersebut, pihaknya melakukan survei atau maping terkebih dahulu.

“Jadi sebelum kami berikan bantuan, kita survei dulu apa kebutuhan warga,” pungkasnya.(*)

Penulis: Aris Joni
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved