Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Sudah Capai 81,35 Persen, Pemkab Berau Dukung Peningkatan Kompetensi Guru Hingga S1

“Seluruh guru minimal berpendidikan S1. Tahun 2016 lalu capaiannya 79,04 persen dan 2019 lalu sudah mencapai 81,35 persen.

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB BERAU
BELAJAR MENGAJAR - Bupati Berau Muharram meninjau pelaksanan belajar mengajar di sebuah kelas, sebelum pandemi covid-19. Pemkab mendukung pengkatan pendidikan, antara lain dengan mendorong guru untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebh tinggi hingga S1. 

Guna Meningkatkan Mutu Dunia Pendidikan

TANJUNG REDEB - Peningkatan sumber daya manusia (SDM) menjadi program prioritas Pemkab Berau. Pemenuhan infrastruktur yang semakin pesat tidak akan berarti tanpa pembangunan SDM. Untuk itu Pemkab Berau terus memenuhi sarana dan prasarana dalam dunia pendidikan.

Disamping mendekatkan akses pendidikan dengan terus membangun sekolah baru di setiap kecamatan, peningkatan kompetensi guru hingga alokasi beasiswa bagi pelajar kurang mampu maupun yang berprestasi dianggarkan setiap tahun.

Sekretaris Dinas Pendidikan Berau, Suprapto mengatakan peningkatan kompetensi guru hingga strata 1 terus dilakukan. Saat ini tinggal beberapa guru saja yang masih menempuh pendidikan untuk meningkatkan kualifikasi.

“Seluruh guru minimal berpendidikan S1. Tahun 2016 lalu capaiannya 79,04 persen dan 2019 lalu sudah mencapai 81,35 persen. Tinggal beberapa guru lagi yang belum S1,” ungkapnya.

Disamping itu dalam peningkatan kompetensi SDM tenaga pendidikan juga digelar pelatihan maupun bimbingan teknis secara berjenjang. Kemudian untuk capaian sertifikasi pendidik juga mengalami perkembangan yang cukup baik.

“Kalau untuk sertifikasi pada tahun 2016 lalu sebanyak 878 sementara di tahun 2019 sudah mencapai 1.108 guru. Kita akan tingkatkan terus,” tegasnya.

Sementara untuk pemenuhan pendidikan bagi anak dalam program wajib belajar 12 tahun yang sudah diprogramkan sejak beberapa tahun lalu. Disampaikan Suprapto, Pemkab Berau telah mengalokasikan beasiswa di setiap jenjang. Tidak hanya beasiswa bagi siswa berprestasi, namun juga diberikan kepada siswa kurang mampu.

“Beasiswa setiap tahun kita berikan mulai dari jenjang SD hingga SMP. Begitu juga dengan jenjang SMA/SMK/sederajat tiap tahun diberikan,” sambungnya.

Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan juga terus dipenuhi. Saat ini semua kampung telah memiliki SD. Begitu juga dengan pengembangan SMP satu atap untuk wilayah pulau dan terjauh seperti Balikukup, Teluk Sumbang, Tasuk dan Lebaan/Merapun.

“Pengembangan pendidikan dalam beberapa tahun terakhir sudah baik, untuk angka partisipasi kasar (APK) untuk SD dari 112 persen menjadi 118 persen dan SMP dari 92 persen menjadi 130 persen. Sementara untuk angka partisipasi murni (APM) untuk SD dari 97 persen menjadi 105 persen dan SMP dari 67 persen menjadi 98 persen,” pungkasnya. (adv/hms5)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved