Breaking News:

Beri Dukungan Moril Karyawan, BPUI Pupuk Kaltim Gelar Tausiah Rutin Virtual

Berikan dukungan moril kepada karyawan muslim di tengah Covid-19, Pupuk Kaltim melalui Badan Pembinaan Umat Islam (BPUI) gelar tausiyah dan kajian

HO
Berikan dukungan moril kepada karyawan muslim di tengah Covid-19, Pupuk Kaltim melalui Badan Pembinaan Umat Islam (BPUI) gelar tausiyah dan kajian keislaman secara virtual. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG -  Berikan dukungan moril kepada karyawan muslim di tengah Covid-19, Pupuk Kaltim melalui Badan Pembinaan Umat Islam (BPUI) gelar tausiyah dan kajian keislaman secara virtual, sejak Selasa (11/8) hingga beberapa hari ke depan.

Kegiatan berlangsung selama dua minggu, dengan durasi 30 menit untuk satu kali pertemuan, mulai ba'da Maghrib hingga jelang Isya setiap harinya.

Tema kajian yang diangkat pun beragam, menyesuaikan kondisi saat ini, di antaranya hikmah dari sebuah ujian, makna kesabaran, kelebihan bagi seorang hamba yang pandai bersyukur, sedekah, hingga keteladanan Rasulullah SAW.

Menghadirkan sejumlah ustadz lokal Bontang sebagai pengisi tausiyah, seperti Ustadz Buchori Noor, Ustazd Syahrin Toriq, Ustadz Arbain Nawawi, serta Ustadz Syukur Yusuf.

Berikan dukungan moril kepada karyawan muslim di tengah Covid-19, Pupuk Kaltim melalui Badan Pembinaan Umat Islam (BPUI) gelar tausiyah dan kajian keislaman
Berikan dukungan moril kepada karyawan muslim di tengah Covid-19, Pupuk Kaltim melalui Badan Pembinaan Umat Islam (BPUI) gelar tausiyah dan kajian keislaman (HO)

“Kajian dimulai pukul 19.00 - 19.30 setiap hari, melalui aplikasi zoom,” ujar pengurus BPUI Pupuk Kaltim Wawan Ari Susanto.

Menurut Wawan, kegiatan ini spontan digagas BPUI untuk memberikan support bagi seluruh karyawan, khususnya yang terkonfirmasi positif Covid-19 bersama keluarga, untuk tetap tegar dan bisa mengambil hikmah dari ujian yang dihadapi.

Kegiatan juga digagas sebagai sarana silaturahmi antar karyawan, yang saat ini menerapkan pola kerja Work Form Home (WFH), agar senantiasa menata hati serta psikologi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

"Melalui kajian ini, diharap bisa memupuk kesabaran dalam diri karyawan, sekaligus mengambil hikmah dari peristiwa yang terjadi,” tambah Wawan.

Karyawan maupun keluarga yang berpartisipasi juga bisa berkonsultasi langsung dengan narasumber selama tausiyah, khususnya pengetahuan keislaman dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT.

                                                                                                                                

“Semoga dengan kegiatan ini kita bisa menjadi insan yang lebih sabar, serta mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita dengan lebih baik,” pungkas Wawan. (*/ram/nav/sobiz)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved